MAUKAH ANDA BAHAGIA?

MAUKAH ANDA BAHAGIA? KEJADIAN 41: 37- 57   Selanjutnya Firaun berkata kepada Yusuf: “Dengan ini aku melantik engkau menjadi kuasa atas seluruh tanah Mesir” (Kejadian 41:41)   PENDAHULUAN Pertanyaannya, bagaiamana Yusuf mencapai kekuasaan?   PELANTKAN SEBAGAI PENGUASA. 1.Upacara pelantikan dilaksanakan oleh Firaun untuk  Yusuf. . Ucapannya disana: “Dengan ini aku melantik engkau menjadi kuasa atas … Read moreMAUKAH ANDA BAHAGIA?

TEODISI AGUSTINUS

TEODISI II.TINJAUAN SEJARAH GEREJA   02.TEODISI AGUSTINUS SIAPA AGUSTINUS? Agustinus dari Hippo (dalam bahasa Latin: Aurelius Augustinus Hipponensis, lahir 13 November 354 – meninggal 28 Agustus 430 pada umur 75 tahun), juga dikenal sebagai Santo Agustinus, atau Saint Augustine , adalah seorang filsuf  dan teolog Kristen awal yang tulisannya mempengaruhi perkembangan Kekristenan Barat dan filsafat Barat. Ia adalah uskup Hippo Regius(sekarang Annaba, Aljazair), yang terletak di Numidia(provinsi Romawi di Afrika). Ia dipandang sebagai salah seorang Bapa Gereja terpenting dalam Kekristenan … Read moreTEODISI AGUSTINUS

TEODISI IRENEUS

TEODISI II.TINJAUAN SEJARAH GEREJA   TEODISI IRENEUS SIAPA IRENEUS ? Ireneus (atau Irenæus, Irenaeus; ±130–202M) adalah seorang Kristen mula-mula yang dikenal menjabat sebagai Uskup di Lugdunum, Gallia, (sekarang Lyon/Lyons, Prancis).[1][2] Ia dihormati sebagai salah satu Bapa gereja perdana dan pakar apologetik Kristen mula-mula. Tulisan-tulisannya sangat kaya akan informasi mengenai perkembangan awal teologi Kristen. Ia merupakan murid (atau “pendengar”; hearer) dari Polikarpus,[3] yang secara tradisional merupakan murid langsung dari Yohanes sang Penginjil, yaitu salah seorang dari Keduabelas … Read moreTEODISI IRENEUS

KESIMPULAN

TEODISI I.TINJAUAN FILSAFAT   KESIMPULAN DAN PENUTUP Penderitaan manusia dan eksistensi Allah bukanlah sesuatu yang selayaknya dipertentangkan. Dalam penderitaan, manusia membuka dimensi terhadap yang transenden, ia membuka pintu bagi transendensi. Kendati mengalami penderitaan, banyak orang, meskipun tidak selalu, tetap memiliki kepercayaan dan harapan kepada Allah. Dengan demikian, eksistensi Allah tidaklah dapat dipahami sebagai entitas yang … Read moreKESIMPULAN

PENDEKATAN INTEGRAL

TEODISI I.TINJAUAN FILSAFAT   05.MENUJU PENDEKATAN INTEGRAL ATAS PENDERITAAN 1.Sebenarnya tidak perlu bencana besar untuk menggoncangkan kepercayaan orang pada adanya Tuhan. Kadang kala, kegagalan pekerjaan, penyakit, rasa kehilangan, pengkhianatan, atau kematian orang yang dikasihi dapat menjadi cukup untuk menjadikan orang ateis. Salah contoh yang paling jelas adalah ketika Harold Kushner, seorang rabi Yahudi, menulis buku … Read morePENDEKATAN INTEGRAL

TEODISI KLASIK

TEODISI I.TINJAUAN FILSAFAT   04.TEODISEA KLASIK DAN KETERBATASANNYA 1.Ada yang berpendapat bahwa penderitaan haruslah ditempatkan di dalam keseluruhan realitas. Dengan demikian akan kelihatan, bahwa ia memang perlu ada, antara lain demi kebaikan dan terang yang lebih besar. Ibaratnya sebuah lukisan, keindahan justru didapatkan kalau kita memasukkan warna gelap ke dalam lukisan itu. Filsuf Perancis Rene … Read moreTEODISI KLASIK

ALLAH MATI,LALU?

TEODISI I.TINJAUAN FILSAFAT   03.APA YANG TERJADI SETELAH ALLAH MATI? 1.Pertanyaan diatas  semakin mendesak ketika dihadapkan pada fakta bahwa penderitaan ternyata tetap ada, bahkan penderitaan tersebut tampil dalam bentuk yang baru dan lebih mengerikan? Dengan menyatakan bahwa Allah telah mati, permasalahan teodisea tidak otomatis terselesaikan, manusia tidak otomatis terbebaskan. Ketika Allah dinyatakan mati, manusia kehilangan … Read moreALLAH MATI,LALU?

SIAPA YANG DAPAT MENOLONG?

SIAPA YG DPT MENOLONG? KEJADIAN 41:1-36   “Pertolonganku ialah dari Tuhan yang menjadikan langit dan bumi.” (Maz.121:2) PENDAHULUAN Manusia dalam hidupnya  didunia ini senantiasa memerlukan pertolongan dari orang lain, SEORANG RAJA DG MASALAHNYA 1.Bacaan dari Kejadian 41 memaparkan seorang raja Mesir yang mempunyai masalah yang belum dapat dipecahkannya sendiri. 2.Manusia dalam konteks pribadi, keluarga, masyarakat … Read moreSIAPA YANG DAPAT MENOLONG?

MENOLAK EKSISTENSI ALLAH

TEODISI I.TINJAUAN FILSAFAT   02.MENOLAK EKSISTENSI ALLAH 1.Kalau kita mau menyimpulkan, perjalanan teodisea pada jaman modern akan bermuara pada penolakan secara radikal eksistensi Allah. Penolakan itu dilakukan lebih atas dasar kepantasan moral dari sudut pandang manusia. Bertitik tolak dari itu, Emmanuel Levinas mengatakan, “…kelemahan dan ketidakmahakuasaan Tuhan disini memiliki korban manusia yang sangat banyak. Pantaskan … Read moreMENOLAK EKSISTENSI ALLAH

ALLAH DAN PENDERITAAN MANUSIA

TEODISI I.TINJAUAN FILSAFAT   01.ALLAH DAN PENDERITAAN MANUSIA 1.Masalah kejahatan dan penderitaan dalam hubungannya dengan Tuhan Allah, dirumuskan oleh Epikuros dengan baik sekali. Dia menulis, “…Atau Allah mau meniadakan kejahatan tetapi Ia tidak dapat, atau Ia dapat tetapi tidak mau, atau IA tidak mau dan tidak dapat, atau Ia mau dan dapat melakukannya. 2.Jika Ia … Read moreALLAH DAN PENDERITAAN MANUSIA