AGUSTINUS VS PELAGIUS

ALKITAB- TERAMG DR SORGA

AJARAN PEMILIHAN DALAM SEJARAH AJARAN GEREJA

Konfrontasi Pelagius dengan Agustinus

PANDANGAN PELAGIUS
Pelagius adalah seorang biarawan Inggris, yang datang ke Roma sekitar tahun 400 M, dan tinggal di Roma selama beberapa tahun. Ia sangat terkejut melihat moral yang begitu rendah di sana, dan ia mulai berusaha untuk mendesak Roma supaya memperbaiki diri mereka.
Inilah ajaran Pelagius mengenai dosa dan keselamatan :
1. Ia menekankan tanggung jawab dan kemampuan manusia.
2. Ia menolak doktrin tentang dosa asal dan akibatnya pada manusia.
3. Ia berpendapat bahwa semua manusia ada dalam kondisi seperti Adam yang mempunyai kebebasan untuk berbuat dosa atau tidak berbuat dosa.
4.Ia percaya bahwa Allah tidak menetapkan dan memilih (Predestinasi dan memilih), kuasa memilih ada dalam diri manusia. Allah mengirimkan Yesus untuk menunjukkan jalan, dan semua manusia diberi Allah kekuatan sehingga mempunyai kekuatan untuk mengikuti.

PANDANGAN AGUSTINUS
Agustinus dari Hippo (dalam bahasa Latin: Aurelius Augustinus Hipponensis, lahir 13 November 354 – meninggal 28 gustus 430 pada umur 75 tahun), atau biasa dikenal dengan Santo Agustinus, adalah seorang filsuf[2] dan teolog Kekristenan awal yang mana tulisannya mempengaruhi perkembangan Kekristenan Barat dan filosofi Barat
Dalam Gereja Katolik dan Komuni Anglikan, ia dipandang sebagai seorang santo, seorang Doktor Gereja yang unggul, dan pelindung para biarawanAgustinian.
Banyak kalangan Protestan, terutama Calvinis, menganggapnya sebagai salah seorang bapa teologis dari Reformasi Protestan karena ajarannya tentang anugerah ilahi dan keselamatan.

Adapun ajarannya mengenai dosa dan keselamatan adalah sbb.:
1.Pada waktu Adam yang suci itu jatuh ke dalam dosa, semua manusia yang diturunkannya dengan cara biasa, jatuh ke dalam dosa dengan dia.

2.Karena kejatuhan Adam dan adanya dosa asal itu, sekarang manusia mati secara rohani, dan terpisah dari Allah, dan layak untuk dihukum.

3.Tetapi, Allah menetapkan sebagian untuk diselamatkan, dan sisanya untuk dibinasakan.

4.Jumlah orang pilihan ini sudah ditetapkan dan tidak bisa berubah.

5.Orang pilihan diselamatkan oleh kasih karunia yang tidak bisa ditolak dan mereka akan terus bertekun sampai akhir.

Catatan:
Kedua pandangan yang bertentangan itu masih berlangsung sampai sekarang dan mempengaruhi gereja gereja apapun denominasi gerejanya. Gereja yang satu mengikuti ajaran Pelagius, yang lain mengikuti Agustinus dan lebih ruwet lagi adanya aliran pemikiran yang SEMI PELAGIUS DAN SEMI AGUSTINUS dan pemikiran ini juga mempunyai pengaruhnya dalam gereja gereja masa lalu dan masa kini.

THANK YOU

Leave a Comment