ALLAH MEMBUAT JALAN

20160627_183507

ALLAH MEMBUAT JALAN
KELUARAN 13:17-14:31

1.Kisah perjalanan menembus Laut Teberau. “Fakta tentang terjadinya peristiwa ini hanya dapat disangsikan oleh penganut skeptisisme yang ekstrem dan tanpa dasar” (Cambridge Bible).

2.Sesungguhnya ada jalan yang baik langsung menuju ke Palestina melewati pantai yang terletak di Gaza, tetapi jalur ini akan membuat mereka melewati banyak benteng Mesir di tengah jalan, dan akan mengharuskan mereka bertempur, untuk mana mereka tidak siap secara jasmani maupun kejiwaan. Mereka dituntun melalui rute jalan lain.

3.Tetapi justru jalan yang lain ini menimbulkan masalah, Dibelakang umat Israel, tentara Mesir siap menangkap dan menggiring mereka kembali ke Mesir, sedangkan dihadapan mereka ada laut Teberau yang terbentang. Umat Israel dikuasai oleh ketakutan dan kepanikan.

4.Walaupun Israel sudah menyaksikan tulah-tulah dahsyat yang Allah timpakan terhadap Mesir dan mengalami diluputkan dari tulah-tulah itu, iman mereka masih harus dilatih untuk terus percaya dan bersandar kepada-Nya.

5.Terhadap umat yang ketakutan, Tuhan menyatakan sekali lagi kuat kuasa-Nya. Seruan Musa mewakili Allah, “Jangan takut, berdirilah tetap dan lihatlah keselamatan dari Tuhan yang akan diberikan-Nya hari ini kepadamu…” (ayat 13). Mereka disuruh menyaksikan kehancuran Firaun oleh kuat kuasa Tuhan: “Tuhan akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja.”

6.Apa yang dilakukan Tuhan Allah dalam hal ini?
Pertama, Allah melindungi Israel dengan tiang awan yang menggelapkan sehingga menghalangi tentara Mesir menghampiri mereka (ayat 19-20).
Kedua, Tuhan membelah Laut Teberau sehingga Israel bisa menyeberanginya dengan selamat (ayat 21-22).
Ketiga, Allah membinasakan Firaun dan seluruh pasukan Mesir dengan menenggelamkan mereka di laut itu (ayat 28). Setelah Allah memberikan bukti kepada bangsa Israel siapa Diri-Nya, maka bangsa Israel menjadi takut dan percaya kepada Allah (ayat 31).

7.Renungkan : Oleh karena itu, apapun krisis yang sedang melanda dunia ini, kiranya tidak membuat kita umat Kristen menjadi gentar karena kita mempuyai Tuhan Allah Yang Maha Kuasa dan yang peduli terhadap anda dan saya. Dia siap menolong dan menyatakan kuasaNya tepat waktu, tidak terlalu dini dan tidak terlambat.
Krisis apa yang sedang anda hadapi? Percayakah anda bahwa Tuhan akan membuat jalan keluar??

Perbedaan cara memandang terhadapa masalah antara Allah dan manusia

We Say “It’s impossible.” God Says “All things are possible” (Mat 19:26)
We Say “I am too tired.” God Says “I will give you rest.” (Mat 11:28)
We Say “Nobody really loves me.” God Says “I love you.” (John 3:16)
We Say “Nobody really cares for me.” God Says “I care for you.” (1 Peter 5:7)
We Say “I cannot go on.” God Says “My grace is sufficient.” (2 Cor 12:9)
We Say “I cannot figure things out.” God Says “I shall direct thy paths.” (Prov 3:6)
We Say “I cannot do it.” God Says “You can do all things.” (Phil 4:13)
We Say “I am unable.” God Says “I am able.” (2 Cor 9:8)
We Say “I am not worth it.” God Says “It will be worth it.” (Rom 8:28)
We Say “I cannot forgive myself.” God Says “I forgive you.” (1 John 1:9)
We Say “I cannot afford to.” God Says “I will supply all your needs.” (Phil 4:19)

BACAAN KELUARAN
Kel 15:22-18:27
Pengalaman di padang belantara

THANK YOU

Leave a Comment