SAKIT ASMARA

SH: Kid 5:2–6:3 SAKIT ASMARA Bagian ini mirip ps. 3:1-4. Keduanya entah menceritakan mimpi mempelai perempuan atau masa perpisahan sesaat yang sungguh terjadi. Perbedaannya, pada ps. 3:1-4mempelai laki-laki menghilang untuk sementara waktu, mempelai perempuan mencarinya dan menemukannya. Pada perikop ini mempelai laki-laki ingin menjumpai mempelai perempuan (5:2), mempelai perempuan ragu karena sudah siap tidur (3), … Read moreSAKIT ASMARA

AKU BANGGA PADAMU

SH: Kid 3:6–5:1 AKU BANGGA PADAMU Perikop 3:6-5:1 ini bisa disebut jantung kitab Kidung Agung. Pertumbuhan cinta mengangankan puncaknya ketika pasangan memasuki mahligai pernikahan (3:6-11, 4:1-5:1). Selain megah (3:6-11), upacara itu berintikan luapan kekaguman pengantin laki-laki kepada pengantin perempuan. Perasaan bangga itu diungkapkan dengan menggunakan ilustrasi: padang gurun (3:6) yang dikontraskan dengan kebun (4:15); kemegahan … Read moreAKU BANGGA PADAMU

IRAMA CINTA

SH: Kid 2:8–3:5 IRAMA CINTA Cinta tidak statis, tapi dinamis. Demikian juga gairah cinta mengenal pasang surut, bagaikan musim silih berganti, masing-masing dengan unsur-unsur penting yang berkontribusi dalam membangun gairah itu. Pada umumnya kaum laki-laki ingin cepat-cepat sampai kepada keintiman fisik. Padahal kaum perempuan sangat mendambakan gairah yang diwujudkan dalam bentuk sikap, penghargaan, kesediaan mendengar, … Read moreIRAMA CINTA

SALING MENGUNGKAP CINTA

SH: Kid 1:1–2:7 SALING MENGUNGKAP CINTA Alkitab membicarakan semua aspek hidup manusia. Tidak ada yang dianggap tabu, tidak penting, dan tidak perlu diperhatikan. Kidung Agung membicarakan hubungan cinta dua orang kekasih dan tempat wajar seksualitas dalam hubungan cinta itu. Kitab ini menolak dua macam ekstrem yang salah: pengumbaran nafsu yang liar, juga asketisisme (pengekangan diri) … Read moreSALING MENGUNGKAP CINTA

EMPAT CIRI UTAMA

EMPAT CIRI UTAMA (1) Inilah satu-satunya kitab Alkitab yang khususnya membahas kasih unik di antara dua orang mempelai. Seluruh kitab ini melukiskan masa bercumbu-cumbuan dan kasih pernikahan, khususnya kebahagiaan orang yang baru menikah. (2) Kitab ini merupakan karya sastra akbar yang penuh dengan kiasan sensual yang sopan, terutama diambil dari alam. Aneka metafora dan bahasa … Read moreEMPAT CIRI UTAMA

KIDUNG AGUNG-PENDAHULUAN

Full Life: Kidung Agung (Pendahuluan Kitab) Penulis : Salomo Tema : Kasih dalam Pernikahan Tanggal Penulisan: + 960 SM Latar Belakang Secara harfiah, nama Ibrani kitab ini diterjemahkan Nyanyian Atas Segala Nyanyian suatu ungkapan yang berarti “Nyanyian yang Terbaik” (sama seperti “Raja atas segala raja” berarti “Raja yang Maha Besar”); karena itu kitab ini dianggap … Read moreKIDUNG AGUNG-PENDAHULUAN

TEMA TEMA KUNCI

Tema-tema Kunci 1. Manusia Sungguh aneh, bahwa dengan maan yang kita ajukan, kita mendapatkan pengertian yang dalam mengenai bagaimana Aelalui pertanyaan-pertanyllah menciptakan kita. Kenyataan bahwa kita memikirkan semua ini, dan bahwa kita perlu mempunyai tujuan hidup, merupakan suatu bukti kebesaran manusia sebagai ciptaan Allah (Pengk 3:10,11). Hal ini juga menunjukkan kepada kita ketidaktahuan manusia yang … Read moreTEMA TEMA KUNCI

PESAN KITAB PENGKHOTBAH

PESAN KITAB PENGKHOTBAH 1. Hidup tanpa Allah adalah kehidupan yang tak berarti Jika kita berhenti untuk memperhatikan kehidupan, kelihatannya hidup ini tidak mempunyai tujuan. Segala sesuatu terjadi dan terus terjadi, seakan-akan tanpa tujuan sama sekali. Pengk 1:1-11; 3:15; 6:10,11; 11:8; 12:8. Tak ada satu pun yang kita lakukan dapat memberikan jawaban yang memuaskan. Semua pemikiran … Read morePESAN KITAB PENGKHOTBAH

PANGGILAN KEPADA ORANG TUA DAN ORANG MUDA

PANGGILAN KEPADA ORANG TUA DAN ORANG MUDA Panggilan untuk menikmati masa tua. “Terang itu menyenangkan dan melihat matahari itu baik bagi mata. Oleh sebab itu jikalau orang panjang umurnya, baiklah dia bersukacita di dalamnya. Tetapi hendaklah dia ingat akan hari-hari yang gelap karena banyak jumlahnya” (Pengkhotbah 11:7-8). Ayat ini dibuka dengan kalimat “light is sweet … Read morePANGGILAN KEPADA ORANG TUA DAN ORANG MUDA

LEMPARKANLAH ROTIMU KEAIR

LEMPARKANLAH ROTIMU KEAIR Pengkhotbah 11:1 mengatakan, “Lemparkanlah rotimu ke air, maka engkau akan mendapatkannya kembali lama setelah itu.” Firman Tuhan mengatakan roti yang engkau lemparkan ke air itu baru akan engkau dapat kembali lama sesudah itu, tetapi tidak berarti kita berhenti untuk menabur, berhenti untuk memberi dan melakukan sesuatu yang baik. Ayat ini unik, karena … Read moreLEMPARKANLAH ROTIMU KEAIR