IMAN YANG MENATAP KEDEPAN

IMAN YANG MENATAP KEDEPAN

Karena iman maka Yusuf menjelang matinya memberitakan tentang keluarnya orang-orang Israel dan memberi pesan tentang tulang-belulangnya.  (Ibr.11:22)

1.Hidup Yusuf sebagai orang beriman tidak perlu diragukan lagi. Pendidikan iman yang memperkenalkan dia kepada Tuhan Allah nya Abraham,Ishak dan Yakub, didapatnya dari Pendidikan keluarga.  Iman nya diproses ketika dijual sebagai budak dan menjadi pelayan dirumah Potifar. Dia menolak ketika diajak berbuat mesum oleh istri Potifar  dengan alasan iman. Imannya mengalami proses selanjutnya di penjara sampai akhirnya imannya kepada Tuhan Allah menghasilkan berkat Allah berupa pangkat dan kedudukan sebagai penguasa kedua di Mesir.

2.Yusuf beriman bukan supaya Allah memberikan pangkat dan kedudukan tinggi. Itu merupakan pengajaran teologia sukses masa kini.Orang beriman di iming imingi akan menjadi orang sukses dan berhasil.  Yusuf murni mempercauai Allah sebagai penguasa yang patut disembahnya dalam keadaan senang dan juga pada waktu susah. Tuhan Allah yang diimaninya menjadi sumber kekuatan ketika ia dipenjara dan dapat hidup tanpa mengomel. Ia memanfaatkan waktunya untuk berkarya di tengah penjara.

Biarlah kitapun meneladani Yusuf khsuus dalam masa masa sukar sepertisekarang ini dengan adanya pandemi covid 19. Kita tetap beriman, tidak mengomel dan percaya akan penyertaan Allah dalam masa sukar dan percaya akan hari esok yang lebih baik dan cerah.

3.Yusuf bukan nya beriman setengah jalan seperti didapat dalam kehidupan disekitar kita. Disebut setenah jalan karena mereka berhenti beriman kepada Tuhan Allah melalui Yesus Kristus karena menikah dengan orang berkepercayaan lain atau iman merka ditukar dengan pangkat dan kedudukan tinggi. Yusuf setia beriman sampai akhir  hidupnya. Menjelang kematiannya, imannya melihat kedepan, bahwa janji Tuhan Allah kepada Abraham akan digenapi yaitu pemberian tanah Kanaan. Yusuf percaya pada waktu yang ditentukan Allah seluruh bangsa Israel akan kembali ketanah Kanaan.Maka Yusuf pun meminta kakak yang masih hidup , anak anak mereka dan anak anak keturunan Yusuf agar mereka berjanji akan membawa tulang tulang Yusuf ketanah Kanaan untuk dikuburkan disana.

4.Biarlah kita beriman sampai akhir hidup kita dengan kekuatan Roh Kudus. Biarlah iman kita juga dapat melihat kedepan kepada pemenuhan janji Tuhan. Biarlah Iman kita mampu menantap kedepan akan kedatangan Tuhan Yesus kedua kalinya yang akan membangkitkan kita dari kematian dan akan memberikan kekayaan kemuliaan Allah dan membawa kita ke langit baru dan bumi baru dimana tidak ada lagi air mata kesusahan.