PENGALAMAN AJAIB

wahyu-144000
PENGALAMAN AJAIB
Wah 1: 9-20

YANG TERJADI
1.Yohanes dalam bacaan kita berada di Pulau Patmos.. Dia berada disana karena dibuang atau dengan perkataan lain dipenjarakan oleh penguasa Romawi. Kejahatan nya tidak lain adalah karena Yohanes setia menjalankan tugasnya sebagai pekabar injil Tuhan Yesus.
Ditengah suasana rasa sepi dan rasa tidak nyaman Tuhan Yesus yang dia layani tidak meninggalkan dia. Yohanes dikuatkan dan dihibur dalam situasinya sehingga ia dapat melakukan tugas tugas kerasulannya walaupun dipenjara Pulau Patmos.

2. Ia menuliskan di ayat 10 fasal 1 bacaan kita: pada hari Tuhan aku dikuasai oleh Roh. Apa yang dimaksud dengan dikuasai Roh? Adalah keadaan yang membebaskan Yohanes dari batas batas keinderaannya untuk menangkap pengalaman ilahi. Dia diberi anugerah untuk menikmati hadirat ilahi, mendengar suara ilahi, sentuhan ilahi dan perintah ilahi untuk menuliskan apa yang dilihatnya.

APA YANG DILIHAT
Sekarang mari kita perhatikan dalam pengalaman ajaibnya itu Yohanes mendapatkan penglihatan. Apa saja yang dilihatnya?

3.Tujuh Kaki Dian Dari Emas (ay 12)
3.1.Yohanes melihat Tujuh Kaki Dian Dari Emas. Ini adalah alat penerangan di Kemah Suci dan kemudian di Bait Allah yang terbuat dari emas.Bentuknya berupa satu tongkat dengan ujungnya bercabang tujuh, dimana diatas ketujuh cabang itu dipasang pelita sehingga ruang disekitarnya diterangi. Tentunya gambaran yang dilihat Yohanes tidak persis sama dengan yang di Bait Allah.Beberapa penafsir menggambarkan ini sebagai tujuh obor yang berdiri bejajar. Gambaran Tujuh Kaki Dian dari Emas disini dipakai sebagai gambaran dari ketujuh jemaat di Asia Kecil (baca Wah 1:20).

3.2.Angka 7 adalah simbol yang menunjuk kegenapan. Artinya 7 jemaat adalah jemaat yang genap yaitu semua jemaat Tuhan didunia. Diingatkan bahwa jemaat adalah seperti kaki dian yang menyala. Gereja atau jemaat yang ditempatkan didunia ini harus menyinarkan sinar terang. Dengan demikian dunia diterangi, orang dunia dapat melihat jalan kepada Kristus sebagai satu satunya jalan dan kebenaran dan hidup. Orang dunia dapat mengerti kesucian hidup, sehingga berjalan dalam moralitas dan etika hidup sesuai dengan kehendak Tuhan. Apa yang dikemukakan ini menjadi peringatan sampai sejauh mana kita sebagai gereja dan sebagai orang Kristen telah menjadi terang bagi lingkungan kita?

SEORANG SERUPA ANAK MANUSIA (Ay 13)
4.Penglihatan lain yg dilihat Yohanes adalah seorang serupa Anak Manusia yang berdiri ditengah tengah tujuh kaki dian tadi atau ketujuh obor yg menyala. Serupa Anak Manusia disini berarti adalah dalam bentuk manusia. Jadi bukan dalam bentuk binatang atau bentuk tumbuhan. Disini yang dilihat adalah dalam bentuk manusia. Siapa lagi Dia kalau bukan Tuhan kita Yesus Kristus..

5.Disini dapat dikatakan bahwa Tuhan Yesus berada ditengah tengah jemaatNya. Khususnya dalam konteks jemaat jemaat Asia Kecil yang menghadapi berbagai persoalan dan pencobaan, hendak dikatakan bahwa Tuhan Yesus ada bersama sama mereka. Berada ditengah tengah mereka. Ini merupakan penghiburan bagi mereka dan sekaligus juga menjadi penghiburan bagi jemaat masa kini, lebih dari itu penghiburan dan kekuatan bagi kita sekalian. Tuhan Yesus senantiasa berada ditengah tengah kita dalam segala situasi hidup. Dalam suka dan duka Dia hadir menjadi sumber kekuatan bagi kita sekalian.

PENGALAMAN AJAIB
6.Sungguh ajaib dan luar biasa pengalaman Yohanes ketika jiwanya dikuasai Roh Allah. Ia berhadapan dengan Tuhan Yesus Kristus sendiri dalam segala kemuliaanNya. Ia melihat kemuliaan Tuhan Yesus. Ia mendengar Firman Yesus. Menghadapi itu semua maka tersungkurlah Yohanes dihadapan Tuhan Yesus, dalam keadaan seperti orang yang mati. Ini mau mengatakan Yohanes berada dalam keadaan lemas, tidak berdaya kekuatan, karena semuanya tadi terlalu ajaib baginya.

7.Dalam keadaannya tadi Yohanes mengalami sentuhan Yesus. Tuhan Yesus meletakkan tangan kananNya dan berkata:”Jangan takut”dan Tuhan Yesus memperkenalkan diri sebagai Yang Awal dan Akhir, Alfa Omega, Yang hidup, pernah mati dan sekarang hidup sampai selama-lamanya.

Leave a Comment