PENDEKATAN INTEGRAL

TEODISI I.TINJAUAN FILSAFAT   05.MENUJU PENDEKATAN INTEGRAL ATAS PENDERITAAN 1.Sebenarnya tidak perlu bencana besar untuk menggoncangkan kepercayaan orang pada adanya Tuhan. Kadang kala, kegagalan pekerjaan, penyakit, rasa kehilangan, pengkhianatan, atau kematian orang yang dikasihi dapat menjadi cukup untuk menjadikan orang ateis. Salah contoh yang paling jelas adalah ketika Harold Kushner, seorang rabi Yahudi, menulis buku … Read morePENDEKATAN INTEGRAL

TEODISI KLASIK

TEODISI I.TINJAUAN FILSAFAT   04.TEODISEA KLASIK DAN KETERBATASANNYA 1.Ada yang berpendapat bahwa penderitaan haruslah ditempatkan di dalam keseluruhan realitas. Dengan demikian akan kelihatan, bahwa ia memang perlu ada, antara lain demi kebaikan dan terang yang lebih besar. Ibaratnya sebuah lukisan, keindahan justru didapatkan kalau kita memasukkan warna gelap ke dalam lukisan itu. Filsuf Perancis Rene … Read moreTEODISI KLASIK

ALLAH MATI,LALU?

TEODISI I.TINJAUAN FILSAFAT   03.APA YANG TERJADI SETELAH ALLAH MATI? 1.Pertanyaan diatas  semakin mendesak ketika dihadapkan pada fakta bahwa penderitaan ternyata tetap ada, bahkan penderitaan tersebut tampil dalam bentuk yang baru dan lebih mengerikan? Dengan menyatakan bahwa Allah telah mati, permasalahan teodisea tidak otomatis terselesaikan, manusia tidak otomatis terbebaskan. Ketika Allah dinyatakan mati, manusia kehilangan … Read moreALLAH MATI,LALU?

SIAPA YANG DAPAT MENOLONG?

SIAPA YG DPT MENOLONG? KEJADIAN 41:1-36   “Pertolonganku ialah dari Tuhan yang menjadikan langit dan bumi.” (Maz.121:2) PENDAHULUAN Manusia dalam hidupnya  didunia ini senantiasa memerlukan pertolongan dari orang lain, SEORANG RAJA DG MASALAHNYA 1.Bacaan dari Kejadian 41 memaparkan seorang raja Mesir yang mempunyai masalah yang belum dapat dipecahkannya sendiri. 2.Manusia dalam konteks pribadi, keluarga, masyarakat … Read moreSIAPA YANG DAPAT MENOLONG?

MENOLAK EKSISTENSI ALLAH

TEODISI I.TINJAUAN FILSAFAT   02.MENOLAK EKSISTENSI ALLAH 1.Kalau kita mau menyimpulkan, perjalanan teodisea pada jaman modern akan bermuara pada penolakan secara radikal eksistensi Allah. Penolakan itu dilakukan lebih atas dasar kepantasan moral dari sudut pandang manusia. Bertitik tolak dari itu, Emmanuel Levinas mengatakan, “…kelemahan dan ketidakmahakuasaan Tuhan disini memiliki korban manusia yang sangat banyak. Pantaskan … Read moreMENOLAK EKSISTENSI ALLAH

ALLAH DAN PENDERITAAN MANUSIA

TEODISI I.TINJAUAN FILSAFAT   01.ALLAH DAN PENDERITAAN MANUSIA 1.Masalah kejahatan dan penderitaan dalam hubungannya dengan Tuhan Allah, dirumuskan oleh Epikuros dengan baik sekali. Dia menulis, “…Atau Allah mau meniadakan kejahatan tetapi Ia tidak dapat, atau Ia dapat tetapi tidak mau, atau IA tidak mau dan tidak dapat, atau Ia mau dan dapat melakukannya. 2.Jika Ia … Read moreALLAH DAN PENDERITAAN MANUSIA

TEODISI SEBAGAI ILMU

TEODISI TEODISI SEBAGAI ILMU 1.Manusia khususnya yang terkena celaka, dan penderitaan kadang kadang bertanya tanya, mengapa dalam dunia ini ada celaka, kejahatan  dan penderitaan? Bukankah dunia ini diciptakan oleh Tuhan Allah? Mengapa dunia yang diciptakan Tuhan Allah  ini berisi celaka,kejahatan dan penderitaan? Mengapa Tuhan Allah membiarkan semuanya itu? Apakah memang Allah itu maha baik dan … Read moreTEODISI SEBAGAI ILMU

TEODISI

TEODISI PENGANTAR   1.Dalam bagian pengantar uraian Teodisi akan disajikan sebuah film untuk menjelaskan pokok bahasan Teodisi. Film yang dimaksud berjudul  OMG: Oh My God (2012) karya Umesh Shukla. Tokohnya bernama Kanji Lalji Mehta (Paresh Rawal) dimana  di dunia imajinasi berhasil menggugat Tuhan dan memenangkan peradilan. Bagaimana bisa? 2.Film ini penuh dengan adegan-adegan satire. Kanji menggugat perusahaan … Read moreTEODISI

MASA DEPAN YANG INDAH

TEOLOGI SISTIMATIKA TS 51-MASA DEPAN YANG INDAH   LANGIT BARU DAN BUMI BARU Wahyu 21:1-27. 1.Pada ayat 1-2 dikatakan, “Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, Kata “baru” diinterpretasikan bermacam-macam. Misalnya bagi kelompok yang memahaminya sebagai zaman langit dan bumi yang baru … Read moreMASA DEPAN YANG INDAH

PENSIUN PENDETA

Fs 15- PENSIUN ATAU EMERITUS 1.Ada waktu memulai, ada waktu menyudahi. Itu berlaku juga dalam pelayanan seorang pendeta di gereja. Mungkin saja pendeta itu melayani seluruh waktu pelayanannya di suatu jemaat, atau mungkin juga pendeta tadi melayani di dua, atau di tiga  jemaat, tetapi semuanya berujung pada suatu waktu harus mengakhiri pelayanannya sebagai pendeta aktif … Read morePENSIUN PENDETA