BUAH KEBAIKAN

BUAH KEJAHATAN ATAU BUAH KEBAIKAN?

Yesaya 5

1.Allah adalah pemilik kebun anggur dan  kebun anggur itu adalah umat pilihan Allah (Israel dan Yehuda). SEgala sesuatu dilakukan agar anggur tumbuh dengan baik dan menghasilkan buah yang manis. Tetapi apa hasilnya? Pohon anggur ini menghasilkan buah yang masam (artinya tidak sebagaimana diharapakan karena kelakuan mereka yang jahat dan mengecewakan Tuhan). Hasilnya adalah Tuhan menghukum mereka sehingga mereka harus pergi kedalam pembuangan ( Yes.5: 13) .Dalam konteks ini maka Tuhan Allah memakai bangsa asing menjadi alat dalam tanan Tuhan untuk menghukum umatNya.

2.Kegagalan Israel/Yehuda sebagai hamba Tuhan mendatangkan Yesus sebagai hamba Allah yang akan melaksanakan segala kehendak Allah dengan sempurna. Dalam perjanjian Baru dikatakan bahwa Tuhan Yesus adalah pokok anggur yang benar.(Yoh.15) Dalam seluruh kehidupan Yesus, Dia menghasilkan buah yang baik dengan mengerjakan segala kehendak Allah dengan sempurna. Anda dan saya sebagai umat Tuhan ditanamkan pada pokok anggur Tuhan Yesus. Kalau kita sebagai ranting ranting tetap berada pada pada pokok anggur Yesus  maka kita akan menghasilkan buah buah yang berkenan kepada Tuhan. Kita menghasilkan buah bukan dengna kekuatan diri sendiri tetapi karena aliran kehidupan dan kekuatan Tuhan Yesus. Oleh karena itu tetap tinggal dalam Yesus  (Yoh.15:4) dan itu adalah jaminan hidup yang berbuah yaitu hidup yang memuliakan Tuhan Allah dan menjadi berkat bagi sesama.

3.Agama agama dunia mengajarkan semua hal hal yang baik untuk dilakukan dengan hadiah surga bagi yang berhasil melakukan segala perintah agama dengan baik. Dalam kekristenan, diajarkan semua hal hal yang baik, bukan untuk dilakukan sendiri dengan kekuatan sendiri, tetapi kita ditanamkan dalam hidup Yesus dan dalam Yesus itulah kita melakukan segala yang diperintahkan oleh Tuhan Allah. Kegagalan masih ada, tetapi kita diajar untuk terus mengakui dan memohon ampun dosa. Itu lah proses pengudusan yang berkesinambungan. Dan dengan dengan tetap tinggal dalam Yesus, kita terus disucikan dan maju terus untuk menghasilkan buah buah dengan kekuatan Tuhan Yesus.