KONTINGENSI 5_TUHAN TIDAK BERUBAH

Dunia yang Berubah, Tuhan yang Tidak Berubah — Pandangan Alkitabiah I. Sampai kepada Jawaban yang Sesungguhnya Kita sudah menempuh perjalanan panjang. Kita melihat para filsuf Barat mencari sebab di balik perubahan. Kita mendengar filsafat Timur menawarkan pelepasan dan pelampauan. Kita juga mendengar suara modern yang berkata hidup ini tanpa alasan. Sekarang tibalah saatnya kita mendengar … Read more

KONTINGENSI 4_FILSAFAT BARAT

Suara Filsafat Modern — Keberadaan Tanpa Alasan? I.Ketika Manusia Merasa Sendirian Kita sudah melihat pandangan Timur tentang perubahan. Sekarang mari kita dengarkan suara-suara dari abad ke-20, saat sebagian pemikir Barat merasa dunia ini tidak lagi memiliki sandaran. Mereka menyaksikan perang besar dan penderitaan yang dahsyat, dan banyak yang mulai bertanya, apakah hidup ini sungguh punya … Read more

KONTINGENSI 3_FILSAFAT TIMUR

Filsafat Timur dan Perubahan — Melepaskan, Mengalir, atau Melampaui I.Bukan Hanya Barat yang Bertanya Di artikel sebelumnya kita melihat bagaimana para pemikir Barat memikirkan perubahan. Ternyata bangsa-bangsa di Timur juga sudah lama memikirkannya. Mereka melihat hal yang sama: segala sesuatu berubah. Namun jalan keluar yang mereka tawarkan berbeda-beda. Mari kita kenali tiga di antaranya. II.Buddhisme: … Read more

KONTINGENSI 2: MENGAPA SEMUA BERUBAH?

Mengapa Semua Berubah? — Jejak Pemikiran dari Aristoteles hingga Ibnu Sina I.Pertanyaan yang Sudah Lama Ditanyakan Di artikel sebelumnya kita belajar bahwa dunia ini kontingen, artinya bisa ada dan bisa tidak ada. Sejak dahulu, manusia bertanya: mengapa semuanya berubah? Apa yang membuat dunia ini tetap ada? Mari kita berkenalan dengan tiga tokoh yang sudah lama … Read more

KONTINGENSI 1-APA TU?

I.Apa Itu Kontingensi? — Segala Sesuatu Bisa Saja Berbeda Sebuah Kata yang Terdengar Sulit Kata “kontingensi” mungkin terdengar rumit. Tetapi artinya sangat dekat dengan hidup kita. Kontingen berarti sesuatu yang bisa ada, tetapi bisa juga tidak ada. Sesuatu yang bisa terjadi, tetapi bisa juga tidak terjadi. Ia tidak harus begitu. Ia bisa saja berbeda. II.Dari … Read more

KUANTITAS VS KUALITAS HIDUP_TEOLOGI REFORMED

Kuantitas versus Kualitas Hidup: Tinjauan Bioetika Modern dari Perspektif Teologi Reformed Bioetika kontemporer telah mengalami pergeseran paradigma yang signifikan. Jika dahulu prinsip utama dalam dunia medis adalah mempertahankan hidup selama mungkin secara biologis, kini banyak pemikir bioetika menggeser fokus pada mempertahankan hidup yang dianggap “bermakna”, dengan autonomy atau otonomi pribadi ditempatkan sebagai nilai moral tertinggi. … Read more

KUALITAS ATAU KWANTITAS HIDUP ?

I.Dua Kematian sebagai Premis Reflektif 1.Kisah Gene Hackman dan Daniel Kahneman menghadirkan dua cara manusia menutup hidupnya. Hackman, yang pada masa akhir hidupnya tenggelam dalam Alzheimer stadium lanjut, meninggal bukan karena penyakit yang membunuh tubuhnya, tetapi karena hilangnya kemampuan dasar untuk bertahan ketika orang yang merawatnya lebih dahulu wafat. Ia hidup sampai 95 tahun, namun … Read more

KETIKA MANUSIA TIDAK MAU JADI TUA

KERAKUSAN ONTOLOGIS: KETIKA MANUSIA TIDAK MAU MENJADI TUA   I.Ketika Cermin Mulai Berbicara Ada suatu masa ketika kita bercermin dan melihat wajah yang kita kenal. Kemudian perlahan-lahan muncul kerutan, rambut memutih, kulit mengendur, langkah tidak lagi secepat dahulu. Cermin yang dahulu hanya menunjukkan wajah, sekarang seolah-olah memberitahu kita: engkau sedang menjadi tua. Manusia kemudian mulai … Read more

KEFANAAN DAN KEKEKALAN

Antara Kefanaan dan Kekekalan: Membaca Ulang “Renungan Hayat dan Wafat” dari Perspektif Reformed Esai Yudi Latif di postingan FB dengan judul Renungan Hayat dan Wafat   adalah rangkaian permenungan yang indah dan jujur tentang kematian. Ia merangkai kebijaksanaan Socrates, Marcus Aurelius, Nietzsche, Camus, Rilke, Seneca, Tagore, dan Kierkegaard menjadi satu nasihat: hiduplah sungguh-sungguh sebab waktu terbatas. … Read more

DOA BAGI PASIEN KANKER

Doa bagi Pasien Kanker: Perbandingan Perspektif Reformed dan Pentakosta-Karismatik I. Titik Berangkat yang Berbeda Ketika seorang pasien kanker didoakan, tampak seperti tindakan yang sama—doa dipanjatkan, tangan mungkin diletakkan, harapan disampaikan. Namun di balik tindakan yang serupa itu, terdapat dua kerangka teologis yang berbeda secara mendasar: tradisi Reformed dan tradisi Pentakosta-Karismatik. Perbedaan ini bukan sekadar soal … Read more