MENGAPA TETAP TIDAK PERCAYA?

MENGAPA TETAP TIDAK PERCAYA?
Dan meskipun Yesus mengadakan begitu banyak mujizat didepan mata mereka, namun mereka tetap tidak percaya kepada-Nya (Yoh.12:37)

1.Ada pengajaran yang mengatakan bahwa soal percaya atau tidak percaya kepada Yesus, semuanya tergantung kepada keputusan diri sendiri berdasarkan kehendak bebas manusia. Penjelasan ini masuk akal sekali bukan? Tetapi kalau kita selidiki lagi Alkitab lebih dalam masalahnya tidak demikian.

2.Apakah manusia yang sudah jatuh dalam dosa masih memiliki kemampuan kehendak bebas untuk percaya kepada Yesus? Kehendak bebas dalam arti mau memilih makanan apa, mau pergi wisata kemana , mau bekerja di kantor atau wira swasta, kehendak bebas ini masih ada dan manusia mampu melakukan itu. Tetapi soal rohani tidak demikian halnya. Kepada orang orang beriman jemaat Efesus, di Efesus 2:1 dikatakan :” kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa dosamu.” Jadi manusia keturunan Adam dan Hawa sudah mati secara rohani. Orang yang mati rohani tidak mempunyai kehendak bebas memutuskan mau percaya atau menolak Yesus.

3.Lalu bagaimana anda dan juga orang beriman Efesus dapat percaya? Jawabnya, hanya orang orang pilihan yang dapat diselamatkan (Rom.8:29,30). Orang orang yang dipilih ketika dipanggil injil dapat menjawab karena Roh Kudus memperlengkapi orang pilihan dengan iman kepercayaan. Urutannya buat orang orang pilihan: mati rohani, dipanggil firman, dibangkitkan atau dilahirkan menjadi manusia baru (Yoh.3:3, 5). Manusia baru inilah yang diberi iman sehingga dapat datang dan percaya kepada Tuhan Yesus dan menerima pengampunan dosa dan kehidupan kekal.

4.Kembali dalam konteks Yoh.12:37 -Tuhan Yesus sudah berkotbah, mengajar dan melakukan banyak tanda ajaib, namun tetap saja sebagian orang tidak percaya kepada-Nya. Mengapa sebagain orang ini tetap tidak percaya? Jawabnya di Yoh.12:40 mengutip nubuat nabi Yesaya: “ Ia telah membutakan mata dan mendegilkan hati mereka. …” Memang mereka sudah ditentukan demikian menjadi orang tidak percaya. Dengan istilah rasul Paulus di Roma 8:29 mereka tidak termasuk kaum pilihan Allah untuk diselamatkan.

5.Kalau masalah ini belum tuntas bagi anda, baiklah anda lebih mendalami Firman Tuhan mengenai soal ini, tetapi dalam pada itu bagi anda dan saya yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, mari kita bersyukur bahwa anda dan saya termasuk kaum pilihan, sehingga diberi iman untuk percaya dan telah menerima pengampunan dosa , dan hidup baru yaitu hidup kekal.