MERDEKA DARI RASA KUATIR

1.Dalam memepringati hari kemerdekaann RI ke 78  mari kita merenungkan sebuah tema Merdeka dari  rasa kuatir menghadapi masa depan.  Kemerdekaan negara memberikan suatu pekerjaan rumah kepada kita semua warga negara untuk mengisi kemerdekaan dengan Pembangunan menuju Masyarakat adil dan Makmur yang di cita citakan bersama.  Ditengah situasi dunia yang tidak menentu dengan berbagai masalah  lingkungan hidup, situasi ekonomi yang tidak cerah, peperangan yang satu selesai disusul dengan peperangan yang lain maka tidak sedikit kita menjadi cemas dan kuatir memasuki masa depan kita yang tidak pasti. . Namun, sebagai orang Kristen, kita tahu bahwa kita dapat mempercayakan masa depan kita kepada Tuhan. Dalam Yohanes 14:27, Yesus berkata, “Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu, damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu; Aku tidak memberikan kepadamu seperti yang diberikan oleh dunia. Janganlah gelisah dan janganlah gentar.” Ini menunjukkan bahwa kita tidak perlu merasa khawatir atau takut tentang masa depan kita, karena Tuhan selalu bersama kita dan memberikan damai sejahtera kepada kita. Oleh karena itu, biarlah kita dimerdekakan dari rasa kuatir dan mempercayakan masa depan kita kepada Tuhan.

2.Cara mempercayakan masa depan kita kepada Tuhan adalah dengan mempercayakan diri kita sepenuhnya kepada-Nya. Ini berarti kita harus menyerahkan hidup kita kepada Tuhan dan mempercayakan bahwa Dia akan memimpin kita ke arah yang benar. Kita juga harus berdoa dan membaca Firman Tuhan untuk mendapatkan kekuatan dan penghiburan. Dalam Yeremia 29:11, Tuhan berkata, “Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” Ini menunjukkan bahwa Tuhan memiliki rencana yang baik untuk hidup kita dan bahwa kita dapat mempercayakan masa depan kita sepenuhnya kepada-Nya. Oleh karena itu, mari kita mempercayakan hidup kita kepada Tuhan dan membiarkan Dia memimpin kita ke arah yang benar.Biarlah berita pengharapan ini kita bagikan kepada sesama anak bangsa Indonesia bahwa bersama Tuhan kita memasuki masa depan bersama dengan berjalan pada jalan jalan Tuhan mengamalkan keadilan,kebenaran , penegakkan hukum dan pemerataan hasil Pembangunan.