PAWANG HUJAN 6

Kuasa Pawang Hujan vs Kuasa Doa

https://rehobotcommunity.blogspot.com/2011/10/kuasa-pawang-hujan-vs-kuasa-doa.html

1.Posting kali ini merupakan pengalaman rohani yang dialami oleh admin selama beberapa hari ini. Saat ini admin masih bertugas di kota Bekasi
Sejak beberapa kota di daerah Jabodetabek mulai mengalami turunnya hujan, termasuk di daerah pinggiran kota Bekasi, namun tempat admin bertugas tepatnya di tengah kota tidak pernah mengalami turun hujan setetes pun. Selidik punya selidik, dari pembicaraan orang sekitar, ternyata dt tengah kota sedang terjadi sebuah pembangunan proyek besar sebuah perusahaan, konon menurut info dari beberapa warga masyarakat yang pernah berada di sekitar proyek tersebut pada malam hari, mereka menyaksikan betapa banyaknya para pawang hujan berkeliling proyek tersebut bahkan berjumlah sekitar 10 orang pawang hujan.
2.Ketika admin men-share¬†info ini dengan beberapa anak Tuhan, mereka mengatakan, “ahh… mereka kan cuma pake cabai yang ditusuk pake lidi lalu ditancapkan ke tanah. Itu saja. Kenapa bingung?”
Mungkin sesederhana itu kita melihatnya, bahkan banyak sekali orang yang tertipu dengan tipu muslihat si iblis, seolah menangkal hujan gampang sekali, hanya dengan cabai dan sebatang lidi….
Namun dibaliknya itu semua, tidak cuma hanya cabai dan lidi saja, para pawang hujan menggunakan kemenyan dan mantra-mantra yang sebenarnya mengundang para penguasa di udara untuk meniup dan menghalau awan pembawa hujan dari lokasi yang dikehendaki.
Dan batang lidi yang ditancapkan ke tanah itu sebenarnya merupakan patok – pijakan yang sah bagi setan untuk berkuasa atas tanah dan area yang ditandai.
Berulang kali entah siang atau sore hari ketika awan gelap pembawa hujan memenuhi langit, tiba-tiba dalam hitungan menit, cuaca berubah terang kembali. Suatu hasil pekerjaan dari kuasa si jahat.
Mungkin Anda para pembaca bertanya, mengapa admin begitu peduli dengan situasi di tengah kota?!
3.Sudah cukup lama admin mendengar keluhan dari warga masyarakat sekitar yang sudah mengalami kekeringan sumber air tanahnya, mesin air harus menyala sampai berjam-jam barulah air mengalir. Banyak pohon-pohon kekeringan, sakit penyakit batuk akibat semakin tebalnya debu jalanan yang terbentuk akibat keadaan panas yang menyengat sehingga menyebabkan banyak sakit penyakit seperti batuk, radang tenggorokan, dehidrasi karena terus berkeringat akibat suhu lingkungan yang makin panas.
Entah disebut sebagai suatu arogansi atau egoisme golongan sehingga ‘mengorbankan’ masyarakat sekitar demi tercapainya target proyek pembangunan.
4.Bersama rekan-rekan di komsel Serpong, admin bersama-sama berdoa dan menengking serta mengikat kuasa-kuasa gelap dan mematahkan patok-patok sah si iblis atas wilayah proyek tersebut.
Di saat pagi ataupun siang, admin melintas di area tersebut sambil berdoa mematahkan dengan di dalam Nama Tuhan Yesus Kristus segala kuasa-kuasa gelap, kuasa pawang hujan, mengikat penguasa-penguasa di udara. Dan berdoa agar Tuhan Yesus menyatakan kuasaNya dan membuka tingkap-tingkap langit untuk menurunkan hujan.
5.Dan ternyata, setelah hampir 3 hari berdoa, hujan turun tadi sore sekitar jam 5.45 (Jumat, 28 Oktober 2011), atau 4 jam sebelum posting ini dibuat. Hujan yang turun dengan derasnya, disertai angin kencang dan petir, namun semuanya itu disyukuri oleh admin beserta warga masyarakat di sekitar. Setelah hujan, udara menjadi lebih sejuk dan warga masyarakat malah pada keluar rumah untuk jalan-jalan berkeliling.
Admin bahkan sampai meluapkan kegembiraan ini dengan men-share berita ini dengan rekan-rekan komsel Serpong.
Sssssttttt….. sini saya mo beritahu bahwa Tuhan Yesus kita itu hidup, kuasaNya sungguh TERBUKTI….