TRADISI PERAYAAN NATAL DI INDONESIA 4,5

  1. Gereja Penjor di Bali

Penjor merupakan bambu yang dihiasi janur (daun kelapa muda) sebagai ornamen khas Bali.

Biasanya gereja-gereja yang ada di Bali sering dihiasi penjor pada Hari Natal.

Tak hanya itu, para umat kristiani Bali juga mengenakan pakaian adat Bali, yaitu kebaya, selendang, dan kain kamen dengan warna hitam-putih.

Seperti yang diwartakan Kompas.com, penjor atau “menjor” merupakan tradisi yang sudah berlangsung turun temurun sejak tahun 1935 silam.

Tradisi tersebut merupakan bentuk asimilasi antara kebudayaan Nasrani dan Hindu Bali.

  1. Meriam Bambu di Ambon

 Tradisi Meriam Bambu pada perayaan Hari Natal di Ambon dan Flores NTT p

Tradisi selanjutnya yaitu meriam bambu yang ada di Ambon dan Flores, NTT.

Biasanya, di setiap sudut kota pada malam Natal akan dipasang meriam bambu yang kemudian akan diledakkan pada malam perayaan Natal.

Peledakan meriam bambu tersebut juga dibarengi dengan permainan kembang api.

Namun uniknya, tradisi ini bermula dari budaya Mangarai sebagai pertanda seseorang meninggal dunia agar orang-orang di tempat lain mengetahui.

SUMBER:

Nama Situs : grid.id

Alamat URL : https://www.grid.id/read/041249470/natal-2018-berikut8-tradisi-perayaan-natal-di-indonesia-salah-satunya-meledakkan-meriam-bambu?page=all

Judul Asli: Natal 2018 : Berikut 8 Tradisi Perayaan Natal di Indonesia, Salah Satunya Meledakkan Meriam Bambu

Penulis : Novita Desy Prasetyowati –

 

Leave a Comment