Elang dan Beruang: Dua Penguasa, Satu Nafsu
Esai Fiksi Reflektif | Planet Aquila Series
Catatan: Tokoh Presiden Drumpf dari Planet Aquila (elang) dan Presiden Volkov dari Planet Ursa (beruang) adalah karakter fiktif alegoris. Segala kemiripan dengan tokoh nyata adalah bagian dari tradisi alegori sastra — dari Dante hingga Orwell.
Di galaksi yang luas, dua planet adikuasa mendominasi peta kekuatan: Planet Aquila dengan lambang elang, dan Planet Ursa dengan lambang beruang. Keduanya dipimpin oleh presiden yang sama-sama haus kekuasaan — namun seperti api dan es: sama-sama bisa membunuh, dengan cara yang sangat berbeda.
Presiden Drumpf dari Planet Aquila baru-baru ini menggemparkan dunia antarbintang. Dalam satu jam, ia mencemooh pemimpin spiritual tertinggi sebagai “lemah dan buruk” — lalu mengunggah gambar AI dirinya menyerupai sosok ilahi yang menyembuhkan orang sakit, dikelilingi bendera, elang, jet tempur, dan cahaya surgawi.
Sementara di Planet Ursa yang dingin, Presiden Volkov — mantan agen intelijen dengan mata yang jarang berkedip — tidak perlu mengunggah apapun. Gereja Ortodoks Ursa sudah melakukannya untuknya: menyebutnya “pemimpin yang dipilih surga” untuk memimpin perang suci demi mempertahankan peradaban.
Drumpf adalah singa yang mengaum keras di padang terbuka. Volkov adalah buaya yang menunggu diam di bawah permukaan — lalu menerkam tanpa peringatan.
Dua Model Kultus: Bising vs. Sunyi
Drumpf membangun kultusnya dengan kebisingan yang terukur. Reli-reli massal menyerupai kebaktian: nyanyian bersama, slogan ritmis, demonisasi musuh, dan satu figur yang tidak boleh dikritik. Ia mengklaim keilahian secara langsung. Retorika “hanya aku yang bisa memperbaiki” adalah klaim mesias dalam bahasa politik modern.
Volkov jauh lebih cerdik. Ia membangun ideologi Urskiy Mir — menggabungkan kebesaran peradaban kuno, Ortodoksi, dan nasionalisme imperial. Dalam narasi itu, Volkov bukan sekadar presiden — ia penjaga peradaban suci. Foto-foto maskulinitasnya dikurasi ketat selama dua dekade. Gereja menjadi corong istana, istana menjadi pelindung Gereja — simbiosis yang sempurna.
Kaisar Roma menjadi dewa sendiri. Volkov lebih halus: ia membiarkan Gereja membuatnya tampak dipilih Tuhan — tanpa harus mengklaim itu sendiri.
Narsisisme: Satu Penyakit, Dua Wajah
Drumpf membutuhkan pujian secara aktif dan terus-menerus. Ia marah terbuka ketika dikritik. Peluru yang melewati telinganya pun dijadikan bukti providensi ilahi. Ini narsisisme grandiose — terbuka, klinis, dan mudah dibaca.
Volkov tidak membutuhkan tepuk tangan — ia membutuhkan ketakutan dan kepatuhan. Ketika dikritik, responsnya bukan amarah terbuka, melainkan pembalasan yang terukur dan mematikan. Ini narsisisme covert — tersembunyi, dingin, dan justru lebih berbahaya.
Drumpf perlu Anda memperhatikannya. Volkov hanya perlu Anda diam.
Dua Wajah Babel
Kitab Wahyu tidak berbicara tentang satu Babel — ia berbicara tentang sistem kekuasaan yang menuntut penyembahan. Dan Babel hadir dalam banyak wajah.
Babel model Drumpf — berisik, impulsif, mengklaim mantel keilahian secara langsung. Mudah dikenali, tapi justru karenanya banyak yang terpikat, bukan terhindari.
Babel model Volkov — sunyi, sistematis, menggunakan agama sebagai instrumen legitimasi untuk membenarkan kekerasan. Lebih sulit dikenali, dan justru karenanya lebih berbahaya.
“Keluarlah dari padanya, hai umat-Ku, supaya kamu jangan mengambil bagian dalam dosa-dosanya.” — Wahyu 18:4
Perintah itu berlaku untuk kedua model Babel — yang berteriak maupun yang berbisik.
Penutup
Yang paling mengusik bukan Drumpf atau Volkov sendiri — melainkan ketika keduanya bertemu. Volkov adalah manipulator terlatih yang memahami psikologi manusia dengan sangat dalam. Drumpf merespons pujian dengan loyalitas. Hasilnya: satu memangsa secara intelektual, satu tidak selalu sadar sedang dimangsa.
Gereja dipanggil dengan ketajaman yang sama seperti gereja mula-mula — mengenali pola lama dalam baju baru: gambar AI viral, foto berkuda tanpa baju, dan retorika peradaban suci.
Tidak ada ruang untuk elang manapun — atau beruang manapun — di singgasana yang hanya milik satu nama.