3.5 Signifikansi Teologis Bagi Providensi Allah Atas Orang Miskin Masa Kini

Melalui konstitusi Israel[44], diperoleh beberapa makna teologis yang memiliki signifikansi bagi orang miskin masa kini, yaitu: (1) Allah telah menetapkan standar moral mengenai: pelarangan penindasan atas orang miskin, pemberian bagian tertentu dari hasil keIja bagi orang miskin, penegakan kebenaran dalam peradilan yang sewajamya atas orang miskin, serta konsep pemberian sedekah bagi orang miskin di saat … Read more

3.4.2 Providensi Allah Dalam Pembebasan Dari Tanah Babylonia

Kemiskinan secara rohani, demikianlah gambaran yang tepat bagi kondisi dari bangsa Israel sebelum mengalami pembuangan ke Babylonia. Di mana secara historis, diketahui melalui pelbagai dosa kejahatan yang mereka lakukan, akibatnya adalah mereka harns jatuh ke dalam pembuangan, hidup dalam pembuangan, dan pada akhimya Allah sendiri yang bertindak untuk menyatakan providensi-Nya dengan membebaskan mereka dari belenggu … Read more

3.4.1 Providensi Allah Dalam Pembebasan Dari Tanah Mesir

Kemiskinan secara materi, demikianlah gambaran yang tepat bagi kondisi dari bangsa Israel, sebelum mengalami tahap kemiskinan berikutnya yaitu kemiskinan karena penindasan seeara sosial di tanah Mesir Di mana secara historis, diketahui melalui peristiwa kelaparan yang sangat hebat di tanah Kanaan yang bangsa Israel alami, akibatnya adalah mereka harus pergi ke tanah Mesir untuk dapat bertahan … Read more

3.4 Providensi Allah Atas Orang Miskin Dalam Tindakan Secara Langsung

Providensi Allah atas orang miskin dinyatakan-Nya melalui pelbagai tindakan aktif­Nya dalam tindakan pemeliharaan Allah yang mengangkat manusia (termasuk pula orang miskin) sebagai mandataris Allah untuk dunia ini; dan juga melalui pengendalian serta bimbingan-Nya dalam pemerintahan-Nya atas alam semesta. Tetapi secara khusus, Allah juga telah menyatakan tindakan-Nya secara langsung dalam menolong “mereka yang miskin dan tertindas” … Read more

3.3.4 Providensi Allah Dalam Pengkhotbah

Latar belakang kitab Pengkhotbah adalah kemakmuran dan kekuasaan kehidupan Salomo sendiri. Kitab ini menggambarkan kehampaan “harta di bumi,” agar mendorong manusia untuk “mengumpulkan harta di sorga” dan memikirkan perkara yang di atas.[42] Karena itu untuk menganalisa providensi Allah atas orang miskin dalam kitab Pengkhotbah, patut diperhatikan konteks dari penulisannya, sehingga dapat diperoleh makna teologis yang lebih … Read more

3.3.3 Providensi Allah Dalam Amsal

Kata Ibrani yang ditejemahkan sebagai “amsal” secara harfiah berarti persamaan atau perbandingan. Kitab Amsal menyatakan kasih terhadap sesama kita.[37] Karena itu untuk menganalisa providensi Allah atas orang miskin dalam kitab Amsal, patut diperhatikan konteks dari penulisannya, sehingga dapat diperoleh makna teologis yang lebih tepat. Amsal 10:1-22:16 memang patut disebut Amsal. Penulis selalu membedakan antara orang benar … Read more

3.3.2 Providensi Allah Dalam Kitab Mazmur

Kitab Mazmur merupakan teladan ungkapan etika. Hubungan manusia dengan Allah menentukan benar salahnya hubungannya dengan sesama.[33] Karena itu untuk menganalisa providensi Allah atas orang miskin dalam kitab Mazmur, patut diperhatikan konteks dari penulisannya, untuk makna teologis yang lebih tepat. Dalam kitab pertama dari Mazmur yang berhubungan dengan masa permulaan kerajaan Israel di bawah pimpinan Daud, terdapat … Read more

3.3.1 Providensi Allah Dalam Kitab Ayub

Tema dari kitab Ayub adalah mempelajari penderitaan. Di mana kunjungan dan percakapan Elifas, Bildad, dan Zofar, serta pidato Elihu mempakan bagian yang dapat menggambarkan sikap Ayub dalam menghadapi pelbagai percobaan (Ayub 3-37). Berikut beberapa bagian dari percakapan yang dimaksud yang berbicara tentang orang miskin dan problema hidup di dalamnya. Elifas (seorang yang melambangkan orang yang … Read more

3.3 Providensi Allah Atas Orang Miskin Dalam Pelbagai Hikmat

Providensi Allah atas orang miskin dalam pelbagai hikmat merupakan wujud nyata pemeliharaan dan pemerintahan Allah sebagai perkembangan lebih lanjut dari tuntunan Allah bagi perlakuan orang-orang Israelatas orang miskin dan sebaliknya. Di mana Allah mempergunakan pelbagai hikmat sebagai suatu “jalan atau cara hidup”[25] bagi bangsa Israel dan umat percaya di masa ini untuk dapat hidup dalam persekutuan … Read more

3.2.4 Providensi Allah Dalam Nubuat Nabi Amos dan Nabi Zakaria

Adapun konteks nubuat Allah yang di sampaikan oleh Amos adalah: (1) pada zaman Uzia, raja Yehuda, dan (2) dalam zaman Yerobeam, anak Yoas, raja Israel, (3) dua tahun sebelum gempa bumi. Amos bernubuat melawan dosa-dosa dari bangsa Israel maupun bangsa-bangsa lain. Dan dalam kaitan ini salah satu kesalahan yang diingatkan Allah sebagai dosa adalah di … Read more