SERI 7 MAHA ADIL

Seri Kasih yang Banyak Sisi (Bagian 7 ): Mengenal Tuhan yang Maha Adil (Just) Selamat datang di bagian penutup dari seluruh rangkaian seri esai blog kita. Kita telah memutar “berlian” Kasih Ilahi dari berbagai sudut keindahan: Penyayang, Pengasih, Panjang Sabar, Kasih Setia, Kesetiaan, hingga Pengampunan. Kini, kita tiba pada sisi terakhir yang mengunci seluruh keindahan … Read more

PERANG DI TIONGKOK KUNO ?

Membongkar Akar Perang: Dilema “Cinta yang Memilih” PENDAHULUAN Dunia kita hari ini tidak jauh berbeda dengan Periode Negara-Negara Berperang di Tiongkok kuno tempat Mozi hidup sekian abad sebelum masehi. Mengapa senjata terus menyalak, polarisasi media sosial makin meruncing, dan kebencian antar-kelompok tak kunjung padam? Kita sering menuduh perbedaan politik, budaya, atau agama sebagai biang keladinya. … Read more

SERI 6-MAHA PENGAMPUN

Seri Kasih yang Banyak Sisi (Bagian 6): Mengenal Tuhan yang Maha Pengampun (Forgiving) Selamat datang kembali di seri esai blog kita. Kita telah merenungkan bagaimana hakikat Tuhan yang adalah Kasih memancar menjadi sifat Penyayang, Pengasih, Panjang Sabar, Kasih Setia, hingga Kesetiaan-Nya yang kokoh. Sekarang, kita sampai pada salah satu pancaran kasih yang paling melegakan hati … Read more

MEMBEDAH PERANG DI EROPA

Menulis Sejarah dengan Darah: Mengapa Eropa (dan Kita) Sulit Berdamai? PENDAHULUAN Jika kita memandangi peta Eropa, kita sedang melihat sebuah tanah yang subur, kaya akan katedral megah dan pemikir besar. Namun, di balik keindahan itu, tanah yang sama telah meminum darah jutaan manusia selama dua ribu tahun. Dari pedang legiun Romawi hingga konflik modern di … Read more

SERI 5 KASIH SETIA TUHAN-FAITHFULNESS

Seri Kasih yang Banyak Sisi (Bagian 5): Mengenal Tuhan yang Berlimpah Setia-Nya (Abounding in Faithfulness / Truth) PENDAHULUAN Selamat datang kembali di seri esai blog kita. Kita telah memandang keindahan “berlian” Kasih Ilahi dari sisi Penyayang, Pengasih, Panjang Sabar, hingga Kasih Setia (Hesed). Sekarang, mari kita lihat satu pancaran kokoh berikutnya yang membuat kita bisa … Read more

MEMBEDAH PERANG ISRAEL-IRAN-AMERIKA

 Sebuah Refleksi Sosiologis, Psikologis, dan Teologis   PENDAHULUAN Perang antara Israel, Iran, dan keterlibatan Amerika Serikat bukan sekadar konflik militer. Di balik ledakan rudal, serangan udara, dan diplomasi internasional, tersembunyi pergulatan yang lebih dalam: pergulatan identitas, ketakutan, kekuasaan, dan makna hidup manusia. Jika media melihat perang dari jumlah korban dan kerusakan, maka sosiologi, psikologi, dan … Read more

NARASI DAN DOKTRIN SALING MELENGKAPI

Ringkasan  Esai sebagai Gambaran umum Perdebatan inti: mana yang menjadi titik masuk—narasi (kisah Alkitab) atau doktrin (rumusan teologis)? Narasi adalah deskriptif: mencatat apa yang Allah lakukan dalam sejarah tertentu. Doktrin adalah preskriptif: merumuskan prinsip yang berlaku lintas zaman. Urutan yang sehat bukan piramida satu arah, melainkan spiral hermeneutik: narasi → doktrin → uji kembali ke … Read more

SERI 4 _BERLIMPAH KASIH SETIANYA

Seri Kasih yang Banyak Sisi (Bagian 4): Mengenal Tuhan yang Berlimpah Kasih Setia-Nya (Hesed) PENDAHULUAN Selamat datang kembali di seri esai blog kita. Kita telah merenungkan bagaimana hakikat Tuhan yang adalah Kasih memancar menjadi sifat Penyayang, Pengasih, dan Panjang Sabar. Kini, kita akan melihat sisi berlian yang paling kokoh dan menjadi jangkar bagi jiwa kita. … Read more

ISRAEL_”DIMUSUHI_MEMUSUHI?”

PSIKOLOGI ISRAEL_”DIMUSUHI_MEMUSUHI”?   Psikologi Ancaman Israel, Ambisi Regional, dan Pegangan Pastoral bagi Orang Kristen Psikologi Ancaman dalam Identitas Nasional Israel Untuk memahami perilaku geopolitik Israel, kita perlu melihat lapisan psikologis yang membentuk cara bangsa ini memandang dunia. Sejak awal berdirinya pada 1948, Israel tumbuh dalam lingkungan yang penuh konflik. Perang Arab–Israel, serangan lintas batas, dan … Read more

SALIB KORBAN MANUSIA YANG KEJAM?

Menjawab Tuduhan “Cosmic Child Abuse”: Mengapa Salib Bukan Korban Manusia yang Kejam PENDAHULUAN Belakangan ini, ruang media sosial seperti YouTube sering diramaikan oleh diskusi kritis mengenai konsistensi iman Kristen. Salah satu argumen yang cukup sering dilemparkan adalah tuduhan bahwa Allah Kristen kontradiktif atau “menjilat ludah-Nya sendiri.” Titik berangkat dari polemik ini didasarkan pada dua hal: … Read more