GEREJA YANG DIPENUHI DOA

Membaca The Prayer-Saturated Church dari Perspektif Reformed I.DOA BUKAN SEKADAR PROGRAM Dalam The Prayer-Saturated Church, Cheryl Sacks mengajak gereja melihat doa bukan sebagai salah satu program tambahan, melainkan sebagai bagian yang memenuhi seluruh kehidupan gereja. Buku ini terutama bersifat praktis: bagaimana memobilisasi jemaat, membangun tim doa, menghubungkan pendeta dengan pemimpin doa, mengadakan persekutuan doa, dan … Read more

KONTINGENSI 2: MENGAPA SEMUA BERUBAH?

Mengapa Semua Berubah? — Jejak Pemikiran dari Aristoteles hingga Ibnu Sina I.Pertanyaan yang Sudah Lama Ditanyakan Di artikel sebelumnya kita belajar bahwa dunia ini kontingen, artinya bisa ada dan bisa tidak ada. Sejak dahulu, manusia bertanya: mengapa semuanya berubah? Apa yang membuat dunia ini tetap ada? Mari kita berkenalan dengan tiga tokoh yang sudah lama … Read more

KONTINGENSI 1-APA TU?

I.Apa Itu Kontingensi? — Segala Sesuatu Bisa Saja Berbeda Sebuah Kata yang Terdengar Sulit Kata “kontingensi” mungkin terdengar rumit. Tetapi artinya sangat dekat dengan hidup kita. Kontingen berarti sesuatu yang bisa ada, tetapi bisa juga tidak ada. Sesuatu yang bisa terjadi, tetapi bisa juga tidak terjadi. Ia tidak harus begitu. Ia bisa saja berbeda. II.Dari … Read more

KEAMANAN DITENGAH KETIDAKPASTIAN

Dari Perspektif Kontingensi dan Kedaulatan Allah Mazmur 46:2-3 I.REALITAS DUNIA YANG TIDAK PASTI II.EKSPOSISI MAZMUR 46:2-3 III. KONTINGENSI BERADA DI BAWAH KEDAULATAN ALLAH IVKEAMANAN YANG SEJATI

VAPING_PENGGANTI ROKOK?

VAPING: KETIKA “PENGGANTI ROKOK” JUGA MENJADI MASALAH I.Apa Itu Vaping? Vaping adalah penggunaan rokok elektronik (electronic cigarette/e-cigarette) atau alat sejenis yang memanaskan cairan (e-liquid) sehingga menghasilkan aerosol yang kemudian dihirup. Istilah “vaping” berasal dari kata vapor, walaupun secara teknis yang dihasilkan bukan sekadar uap air. Cairan tersebut biasanya mengandung nikotin, bahan pelarut seperti propylene glycol … Read more

KUANTITAS VS KUALITAS HIDUP_TEOLOGI REFORMED

Kuantitas versus Kualitas Hidup: Tinjauan Bioetika Modern dari Perspektif Teologi Reformed Bioetika kontemporer telah mengalami pergeseran paradigma yang signifikan. Jika dahulu prinsip utama dalam dunia medis adalah mempertahankan hidup selama mungkin secara biologis, kini banyak pemikir bioetika menggeser fokus pada mempertahankan hidup yang dianggap “bermakna”, dengan autonomy atau otonomi pribadi ditempatkan sebagai nilai moral tertinggi. … Read more

KUALITAS ATAU KWANTITAS HIDUP ?

I.Dua Kematian sebagai Premis Reflektif 1.Kisah Gene Hackman dan Daniel Kahneman menghadirkan dua cara manusia menutup hidupnya. Hackman, yang pada masa akhir hidupnya tenggelam dalam Alzheimer stadium lanjut, meninggal bukan karena penyakit yang membunuh tubuhnya, tetapi karena hilangnya kemampuan dasar untuk bertahan ketika orang yang merawatnya lebih dahulu wafat. Ia hidup sampai 95 tahun, namun … Read more

TRANSFORMASI PERSEKUTUAN DOA ZOOM

PROPOSAL USULAN TRANSFORMASI PERSEKUTUAN DOA ZOOM Dari Sentralisasi menuju Sentral-Desentralisasi (Arus Bolak-Balik) I. Latar Belakang dan Konsep Dasar Selama ini, kehadiran secara langsung di layar Zoom pada setiap Rabu malam seolah menjadi syarat mutlak untuk membuktikan partisipasi dalam doa syafaat. Pendekatan yang berpusat (sentralistik) ini berisiko menciptakan pandangan legalistis. Melalui usulan ini, persekutuan doa ditransformasikan … Read more

KETIKA MANUSIA TIDAK MAU JADI TUA

KERAKUSAN ONTOLOGIS: KETIKA MANUSIA TIDAK MAU MENJADI TUA   I.Ketika Cermin Mulai Berbicara Ada suatu masa ketika kita bercermin dan melihat wajah yang kita kenal. Kemudian perlahan-lahan muncul kerutan, rambut memutih, kulit mengendur, langkah tidak lagi secepat dahulu. Cermin yang dahulu hanya menunjukkan wajah, sekarang seolah-olah memberitahu kita: engkau sedang menjadi tua. Manusia kemudian mulai … Read more

KEFANAAN DAN KEKEKALAN

Antara Kefanaan dan Kekekalan: Membaca Ulang “Renungan Hayat dan Wafat” dari Perspektif Reformed Esai Yudi Latif di postingan FB dengan judul Renungan Hayat dan Wafat   adalah rangkaian permenungan yang indah dan jujur tentang kematian. Ia merangkai kebijaksanaan Socrates, Marcus Aurelius, Nietzsche, Camus, Rilke, Seneca, Tagore, dan Kierkegaard menjadi satu nasihat: hiduplah sungguh-sungguh sebab waktu terbatas. … Read more