CEV DAN ALKITAB BAHASA SEHARI HARI

CEV BIBLE DAN ALKITAB BAHASA SEHARI-HARI: MUDAH DIPAHAMI, TETAP SETIA PADA MAKNA

I. CEV dan Tujuan Penyederhanaan Bahasa

Contemporary English Version (CEV) adalah terjemahan Alkitab berbahasa Inggris yang diterbitkan oleh American Bible Society pada tahun 1995. Terjemahan ini dirancang agar mudah dipahami, termasuk oleh anak-anak dan orang yang belum terbiasa membaca Alkitab.

CEV mengutamakan bahasa yang alami dan mudah dimengerti, bukan terjemahan kata demi kata. Pendekatan ini bermanfaat untuk memperkenalkan Alkitab kepada pembaca baru. Namun, ketika istilah teologis diterjemahkan menjadi ungkapan yang lebih sederhana, ada kemungkinan sebagian kekayaan maknanya tidak lagi terlihat secara langsung.

Karena itu, pertanyaan pentingnya bukan apakah bahasa Alkitab boleh disederhanakan, melainkan sejauh mana penyederhanaan tersebut tetap mempertahankan makna teks aslinya.

II. Bahasa Sehari-hari Tidak Harus Mengurangi Makna

Kita perlu membedakan antara menyederhanakan bahasa dan menyederhanakan isi. Kalimat yang sulit dapat diubah menjadi kalimat yang lebih alami tanpa menghilangkan pesan teologisnya.

Dalam bahasa Indonesia, Bahasa Indonesia Sehari-hari (BIS), yang juga dikenal sebagai Bahasa Indonesia Masa Kini, merupakan contoh terjemahan yang berusaha menyampaikan firman Tuhan melalui bahasa yang mudah dipahami pembaca modern.

BIS tidak sekadar mengganti kata-kata sulit dengan kata-kata populer. Penerjemah juga perlu memperhatikan konteks, hubungan antarkalimat, dan maksud penulis Alkitab. Dengan demikian, pembaca dapat memahami pesan tanpa harus menguasai bahasa Ibrani atau Yunani.

Meskipun demikian, BIS juga menggunakan pendekatan yang lebih mengutamakan makna daripada kesepadanan kata secara harfiah. Karena itu, BIS bukan terjemahan kata demi kata dan tetap perlu dibandingkan dengan terjemahan lain ketika mempelajari doktrin secara mendalam.

III. Contoh Perbedaan dalam Istilah Teologis

Perhatikan istilah pembenaran, pengudusan, dan pendamaian. Dalam teologi Kristen, istilah-istilah ini bukan sekadar kata keagamaan, melainkan konsep yang saling berkaitan tetapi tidak sama.

Pembenaran berhubungan dengan status orang berdosa yang dinyatakan benar di hadapan Allah. Pengudusan berkaitan dengan karya Allah yang menjadikan orang percaya semakin kudus. Pendamaian menunjuk pada pemulihan hubungan manusia berdosa dengan Allah melalui karya Kristus.

Terjemahan yang menggunakan istilah-istilah tersebut membantu pembaca mengenali konsep teologis secara konsisten. Terjemahan yang menggantinya dengan penjelasan sederhana dapat membantu pembaca pemula, tetapi terkadang membuat perbedaan antarkonsep menjadi kurang jelas.

Di sinilah BIS dapat digunakan bersama Terjemahan Baru (TB) atau TB2. BIS membantu menjelaskan pesan dalam bahasa yang akrab, sedangkan TB2 dapat membantu pembaca mengenali istilah dan hubungan teologis yang lebih eksplisit. Namun, ketepatan setiap ayat tetap harus dinilai berdasarkan konteks dan teks aslinya, bukan berdasarkan anggapan bahwa satu versi selalu lebih baik.

IV. Bagaimana Sebaiknya Menggunakan BIS dan CEV?

CEV dan BIS sama-sama dapat menolong orang yang baru mengenal Alkitab. Akan tetapi, kita tidak seharusnya langsung menyimpulkan bahwa CEV selalu mengurangi makna teologis, sedangkan BIS selalu mempertahankannya. Keduanya mempunyai pilihan penerjemahan yang perlu dinilai secara konkret.

Contohnya, Yesaya 7:14 memperlihatkan perbedaan penerjemahan kata Ibrani ‘almah. Sejumlah versi menggunakan young woman, sedangkan versi lain menggunakan virgin. Perbedaan ini perlu dipelajari melalui konteks nubuat dan kutipannya dalam Matius 1:23, bukan hanya dengan menganggap satu pilihan kata pasti keliru.

V. Bekal bagi Pembaca Kristen

Untuk membaca Alkitab sehari-hari, BIS dapat menjadi pilihan yang menolong. Untuk mempelajari doktrin, bandingkanlah BIS dengan TB2 dan, jika memungkinkan, terjemahan lain yang memiliki pendekatan berbeda.

Bahasa yang sederhana tidak harus membuat pemahaman menjadi dangkal. Yang penting, kemudahan membaca menolong kita memahami firman Tuhan dengan lebih baik, bukan menggantikan kebutuhan untuk mempelajari konteks, istilah teologis, dan keseluruhan kesaksian Alkitab.

Perjelas perbedaan CEV dan BIS Seimbangkan penilaian terhadap kedua terjemahan