MEMBEDAH PERANG ISRAEL-IRAN-AMERIKA

 Sebuah Refleksi Sosiologis, Psikologis, dan Teologis   PENDAHULUAN Perang antara Israel, Iran, dan keterlibatan Amerika Serikat bukan sekadar konflik militer. Di balik ledakan rudal, serangan udara, dan diplomasi internasional, tersembunyi pergulatan yang lebih dalam: pergulatan identitas, ketakutan, kekuasaan, dan makna hidup manusia. Jika media melihat perang dari jumlah korban dan kerusakan, maka sosiologi, psikologi, dan … Read more

NARASI DAN DOKTRIN SALING MELENGKAPI

Ringkasan  Esai sebagai Gambaran umum Perdebatan inti: mana yang menjadi titik masuk—narasi (kisah Alkitab) atau doktrin (rumusan teologis)? Narasi adalah deskriptif: mencatat apa yang Allah lakukan dalam sejarah tertentu. Doktrin adalah preskriptif: merumuskan prinsip yang berlaku lintas zaman. Urutan yang sehat bukan piramida satu arah, melainkan spiral hermeneutik: narasi → doktrin → uji kembali ke … Read more

SERI 4 _BERLIMPAH KASIH SETIANYA

Seri Kasih yang Banyak Sisi (Bagian 4): Mengenal Tuhan yang Berlimpah Kasih Setia-Nya (Hesed) PENDAHULUAN Selamat datang kembali di seri esai blog kita. Kita telah merenungkan bagaimana hakikat Tuhan yang adalah Kasih memancar menjadi sifat Penyayang, Pengasih, dan Panjang Sabar. Kini, kita akan melihat sisi berlian yang paling kokoh dan menjadi jangkar bagi jiwa kita. … Read more

ISRAEL_”DIMUSUHI_MEMUSUHI?”

PSIKOLOGI ISRAEL_”DIMUSUHI_MEMUSUHI”?   Psikologi Ancaman Israel, Ambisi Regional, dan Pegangan Pastoral bagi Orang Kristen Psikologi Ancaman dalam Identitas Nasional Israel Untuk memahami perilaku geopolitik Israel, kita perlu melihat lapisan psikologis yang membentuk cara bangsa ini memandang dunia. Sejak awal berdirinya pada 1948, Israel tumbuh dalam lingkungan yang penuh konflik. Perang Arab–Israel, serangan lintas batas, dan … Read more

SALIB KORBAN MANUSIA YANG KEJAM?

Menjawab Tuduhan “Cosmic Child Abuse”: Mengapa Salib Bukan Korban Manusia yang Kejam PENDAHULUAN Belakangan ini, ruang media sosial seperti YouTube sering diramaikan oleh diskusi kritis mengenai konsistensi iman Kristen. Salah satu argumen yang cukup sering dilemparkan adalah tuduhan bahwa Allah Kristen kontradiktif atau “menjilat ludah-Nya sendiri.” Titik berangkat dari polemik ini didasarkan pada dua hal: … Read more

GERAKAN DOA 24 JAM

Tinjuan  dari Sudut Pandang Iman Reformed Pendahuluan: Asal-usul Gerakan dan Kerangka Dasarnya “World Wide Watch – 12 Gates” adalah gerakan doa global 24/7 yang diprakarsai oleh Rick Ridings, pendiri Succat Hallel, sebuah rumah doa di Yerusalem yang berdiri sejak awal 2000-an. Gerakan ini lahir dari keyakinan bahwa doa tanpa henti yang terhubung dengan simbol dua … Read more

BUAH ROH KUDUS SATU?

Menyingkap Rahasia “Buah” yang Satu: Apakah Kita Harus Sempurna dalam Sembilan Sifat Roh? PENDAHULUAN Pernahkah Anda berdiri di depan sebuah pohon buah yang rindang, lalu menyadari sesuatu yang unik tentang bahasanya? Dalam Galatia 5:22-23, Rasul Paulus tidak menulis “buah-buah Roh”, melainkan “Buah Roh”—dalam bentuk tunggal (singular). Dari satu buah ini, memancar sembilan rasa atau sifat: … Read more

MENUJU PERANG DUNIA KE 3?

KETIKA DUNIA GELISAH SEBUAH RENUNGAN TEOLOGIS YANG MENGHANGATKAN HATI PENDAHULUAN Kutipan dari tayangan Youtube   How World War 3 Actually Begins — and How Close We Really Are | Prof. Jiang Xueqin :”Everyone is asking the same question right now, and they’re asking it with dread: is World War 3 about to begin?”   I.Dunia yang … Read more

TUHAN YANG PANJANG SABAR

Seri Kasih yang Banyak Sisi (Bagian 3): Mengenal Tuhan yang Panjang Sabar (Slow to Anger) Selamat datang kembali di seri esai blog kita. Setelah kita melihat bagaimana hakikat Tuhan yang adalah Kasih memancar menjadi sifat Penyayang dan Pengasih, kini saatnya kita melihat sisi lain dari “berlian” Kasih Ilahi yang tidak kalah menakjubkan. Sifat ini adalah … Read more

LUKA SEJARAH DAN TERANG INJIL

Luka Sejarah dan Terang Injil: Membaca Genosida serta Kolonialisme dalam Terang Alkitab Pendahuluan: Luka yang Belum Sembuh Pemusnahan bangsa Indian Amerika, penindasan Aborigin Australia dan Maori, serta pembagian Afrika dalam Konferensi Berlin 1884-1885, bukan sekadar catatan sejarah kelam. Ini adalah luka batin kolektif yang masih mewariskan trauma antargenerasi, kehilangan identitas, dan kemiskinan struktural hingga kini. … Read more