KAMIS PEKAN SUCI

“Investasi yang Kekal”

“Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di surga; di surga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya.” (Matius 6:19-20)

Pada Kamis Pekan Suci, kita memperingati Perjamuan Terakhir. Sebelum penderitaan-Nya, Yesus memberikan diri-Nya sebagai roti dan anggur, simbolisasi dari investasi terbesar yang pernah ada—pengorbanan-Nya bagi keselamatan umat manusia.

Di dunia yang obsesif dengan investasi finansial, saham, dan aset, Yesus mengingatkan kita untuk berinvestasi dalam hal-hal yang kekal. Gejolak ekonomi dunia menunjukkan betapa tidak stabilnya “investasi duniawi” kita. Pasar saham bisa jatuh, mata uang bisa terdevaluasi, dan properti bisa kehilangan nilainya. Tetapi investasi kita dalam Kerajaan Allah—waktu kita, talenta kita, dan harta kita yang digunakan untuk melayani Tuhan—tidak akan pernah kehilangan nilainya.

Renungan:
1. Apakah saya lebih fokus pada mengamankan masa depan finansial saya atau pada membangun Kerajaan Allah?
2. Bagaimana saya dapat “berinvestasi” lebih banyak dalam hal-hal yang memiliki nilai kekal?
3. Apa yang dapat saya pelajari dari teladan pengorbanan Kristus tentang nilai sejati?

Doa: Tuhan Yesus, pada hari ketika Engkau memberikan tubuh dan darah-Mu bagi kami, ajari kami tentang arti investasi sejati. Bantulah kami untuk tidak terikat pada harta duniawi yang fana, tetapi berinvestasi dalam Kerajaan-Mu yang kekal. Di tengah gejolak ekonomi, berilah kami hikmat untuk menggunakan sumber daya kami dengan bijaksana dan keberanian untuk berfokus pada apa yang sungguh-sungguh bernilai. Dalam nama-Mu yang kudus, amin.