SIAPA YESUS MENURUT GEREJA MORMON ?

Pandangan Mormon tentang Yesus Kristus: Kristus yang Berbeda

 

I.Pernyataan Iman Mormon

Pada pandangan pertama, Gereja Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir (Mormon) tampak seperti denominasi Kristen yang percaya pada Yesus Kristus. Mereka bahkan menempatkan nama Yesus Kristus dalam nama resmi gereja mereka. Namun, ketika digali lebih dalam, pandangan Mormon tentang Kristus sangat berbeda dari ortodoksi Kristen.

II.Bukan Trinitarian Ortodoks

Mormon menolak doktrin Tritunggal dalam pengertian klasik. Mereka percaya pada tiga Allah yang terpisah:

  • Bapa (Elohim) – makhluk yang dulunya manusia
  • Yesus Kristus – anak rohani pertama Elohim
  • Roh Kudus – pribadi roh yang terpisah

Ketiga “Allah” ini terpisah dalam tubuh, pribadi, dan substansi, bukan satu esensi ilahi seperti dalam Tritunggal ortodoks. Ini adalah bentuk triteisme (tiga allah) atau henotheisme (banyak allah, tetapi menyembah satu yaitu Elohim dengan perantaraan anak).

III.Yesus: Saudara Setan Lucifer

Salah satu ajaran Mormon yang paling mengejutkan adalah bahwa Yesus dan Lucifer adalah saudara kandung rohani. Menurut teologi Mormon:

  1. Elohim (Bapa surgawi) memiliki istri surgawi
  2. Mereka menghasilkan anak-anak rohani secara literal melalui hubungan seksual surgawi
  3. Yesus adalah anak rohani pertama, disusul oleh Lucifer
  4. Semua manusia juga adalah anak-anak rohani Elohim

Dengan demikian, Yesus, Lucifer, dan semua manusia adalah saudara kandung dalam pra-eksistensi surgawi. Ajaran ini jelas bertentangan dengan Alkitab yang mengajarkan Yesus adalah Pencipta segala sesuatu (Kolose 1:16), bukan makhluk ciptaan.

IV.Inkarnasi melalui Hubungan Seksual

Mormon mengajarkan doktrin kontroversial tentang kelahiran Yesus: Elohim turun secara fisik dan memiliki hubungan seksual literal dengan Maria untuk menghasilkan tubuh fisik Yesus. Ini sangat berbeda dari doktrin kelahiran dari anak dara melalui karya Roh Kudus yang diajarkan Alkitab.

V.Poligami Yesus

Beberapa pemimpin Mormon awal, termasuk Brigham Young dan Orson Pratt, mengajarkan bahwa Yesus berpoligami, menikahi Maria, Martha, dan Maria Magdalena. Meskipun tidak semua Mormon modern menerima ajaran ini, fakta bahwa para nabi mereka mengajarkannya menunjukkan betapa berbedanya “Yesus Mormon” dari Yesus alkitabiah.

VI.Penebusan Tidak Sempurna

Teologi Mormon mengajarkan bahwa penebusan Kristus tidak lengkap. Pengorbanan Yesus di kayu salib hanya menyediakan:

  1. Kebangkitan universal untuk semua orang
  2. Kesempatan untuk diselamatkan, tetapi bukan keselamatan itu sendiri

Keselamatan penuh (eksaltasi) memerlukan:

  • Ketaatan pada hukum dan ordinansi Mormon
  • Baptisan dalam gereja Mormon
  • Perjanjian bait suci
  • Pernikahan selestial (pernikahan kekal di bait suci)
  • Karya dan prestasi pribadi

Ini adalah keselamatan melalui perbuatan yang bertentangan dengan Efesus 2:8-9.

VII.Yesus Bisa Menjadi Allah Karena Dia Dulunya Manusia

1.Mormon percaya bahwa Allah Bapa dulunya adalah manusia yang mencapai keilahian melalui ketaatan. Yesus mengikuti pola yang sama. Ajaran terkenal Mormon menyatakan: “Sebagaimana manusia sekarang, Allah dulunya; sebagaimana Allah sekarang, manusia bisa menjadi.”

2.Ini berarti:

  • Yesus bukan Allah yang kekal
  • Dia mencapai keilahian melalui perkembangan progresif
  • Manusia juga bisa menjadi allah-allah melalui ketaatan

VIII.Evaluasi Alkitabiah

Pandangan Mormon tentang Kristus bertentangan dengan Alkitab:

Yohanes 1:1-3 – “Firman itu adalah Allah… Segala sesuatu dijadikan oleh Dia.” Yesus adalah Pencipta, bukan ciptaan.

Kolose 1:15-17 – Kristus adalah “gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan.” Dia menciptakan Lucifer, bukan saudara kandungnya.

Ibrani 13:8 – “Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya.” Dia kekal, bukan berkembang menjadi Allah.

Yesaya 43:10 – “Sebelum Aku tidak ada Allah dibentuk, dan sesudah Aku tidak akan ada lagi.” Tidak ada “banyak allah” seperti yang diajarkan Mormon.

Kesimpulan

Mormon percaya pada “Yesus” yang sangat berbeda dari Yesus alkitabiah. Yesus Mormon adalah:

  • Saudara rohani Lucifer
  • Anak literal dari hubungan seksual surgawi
  • Mencapai keilahian melalui perkembangan
  • Memberikan penebusan yang tidak sempurna

Ini bukan Yesus yang sama dengan Kristus ortodoks Kristen yang adalah Allah yang kekal, Pencipta yang menjadi manusia, dan Juruselamat yang pengorbananNya sempurna dan mencukupi. Meskipun menggunakan terminologi Kristen, Mormon pada dasarnya mengajarkan agama yang berbeda dengan “kristus yang berbeda” (2 Korintus 11:4).