KANT DAN SINDROM THOMAS

Kant dan Sindrom Thomas: Mengapa “Lihat Dulu, Percaya Kemudian” Bermasalah? “Kalau aku tidak melihat bekas paku di tangan-Nya dan tidak memasukkan jariku ke lubang paku itu, sekali-kali aku tidak akan percaya!” Ucapan Thomas di Yohanes 20:25 ini terdengar logis di era sains dan teknologi. Namun, filsuf Immanuel Kant punya kritik mendalam terhadap sikap “lihat dulu, … Read more

TUHAN TIDAK BISA DIBUKTIKAN DENGAN LOGIKA?

Mengapa Kant Mengatakan Tuhan Tidak Bisa Dibuktikan dengan Logika?   PENDAHULUAN Selama berabad-abad, para filsuf dan teolog mencoba membuktikan keberadaan Tuhan menggunakan akal dan logika. Namun, Immanuel Kant dalam “Critique of Pure Reason” mengguncang dunia intelektual dengan menyatakan: “Semua upaya membuktikan Tuhan lewat akal murni pasti gagal.” Tapi tunggu dulu – ini bukan berarti Kant … Read more

MEMAHAMI PEMIKIRAN KANT

Memahami Pemikiran Revolusioner Kant: “Critique of Pure Reason”  PENDAHULUAN Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana kita bisa tahu sesuatu itu benar? Pertanyaan inilah yang mendorong filsuf Jerman Immanuel Kant menulis salah satu karya terpenting dalam sejarah filsafat: “Critique of Pure Reason” (1781). Buku ini memang rumit, tapi mari kita bedah ide-ide besarnya dengan bahasa yang mudah dipahami. … Read more

MENGANALISA KISAH SEORANG BAPAK

STUDI KASUS MENGANALISA KISAH SEORANG BAPAK PENDAHULUAN Pertanyaan dari seorang bapa  yang sedang merenungkan kembali maksud Tuhan mengizinkannya tinggal di Selandia Baru namun belum mendapatkan pekerjaan tetap yang diidamkannya adalah pertanyaan eksistensial yang sangat dalam. Ini bisa kita dekati dengan menggunakan filsafat Martin Heidegger, namun dengan konteks iman Kristen sebagai kerangka penafsirannya. Mari kita bahas … Read more

NIETZSCHE DAN KIAMAT MORAL

Nietzsche dan Kiamat Moral: Apakah Ramalannya Terwujud di Era Digital?   Pendahuluan: Video ini mengeksplorasi pemikiran filsuf Jerman, Friedrich Nietzsche, dan relevansinya terhadap kondisi dunia kontemporer.  Nietzsche, lebih dari seabad lalu, meramalkan krisis moral dan emosional yang kita alami saat ini.  Kita akan menelusuri beberapa konsep kunci dalam filosofinya – nihilisme, krisis nilai, “manusia terakhir,” … Read more

RELATIVISME MORAL DI ERA DIGITAL

Relativisme Moral di Era Digital: Media Sosial, Konsumerisme, dan Krisis Nilai Kontemporer   PENDAHULUAN Era digital telah mengubah cara manusia berinteraksi, berkomunikasi, dan membentuk nilai-nilai moral. Relativisme moral, pandangan bahwa kebenaran moral bersifat relatif dan tidak universal, semakin menguat di tengah arus digitalisasi yang massif. Fenomena ini menciptakan tantangan serius bagi stabilitas nilai-nilai etika dalam … Read more

KRITIK THD KEPURA PURAAN DIPANGGUNG SOSIAL

Pendahuluan Media sosial telah mengubah cara kita berinteraksi dan memandang dunia. Platform seperti Instagram, Facebook, dan TikTok menjadi panggung di mana kita menampilkan versi terbaik dari diri kita sendiri. Foto-foto liburan eksotis, makanan mewah, dan pencapaian gemilang membanjiri linimasa kita, menciptakan ilusi kehidupan yang sempurna. Namun, di balik semua itu, seringkali tersembunyi kenyataan yang jauh … Read more

KISAH PENDERITAAN

Tragedi: Kisah Penderitaan dengan atau Tanpa Harapan?   PENDAHULUAN 1.Kita semua mengenal kata “tragedi”. Seringkali, kita menggunakannya untuk menggambarkan kejadian menyedihkan, kecelakaan, atau musibah besar. Namun, dalam konteks sastra dan filosofi, tragedi punya makna yang lebih dalam. Tragedi adalah kisah tentang penderitaan manusia, di mana karakter utama menghadapi nasib buruk, konflik yang tak terhindarkan, dan … Read more

INJIL BERTEMU EPIKUROS -STOA

Ketika Injil Bertemu Filsafat: Pembelajaran dari Kisah Rasul 17:18   Pendahuluan: Paulus di Kota Para Filsuf 1.Kisah Rasul 17:18 mencatat momen bersejarah ketika Rasul Paulus berkhotbah di Athena, kota yang terkenal sebagai pusat pemikiran dan filsafat pada masa itu. Ayat ini menyebutkan bahwa Paulus berhadapan dengan dua kelompok filsuf utama: Epikuros dan Stoa. Mereka menyebut … Read more

TETAWA SAMPAI MATI

Tertawa Sampai Mati: Ketika Politik Jadi Hiburan, Gereja Kehilangan Suara “Kita tidak diserang oleh kebohongan, melainkan ditenggelamkan oleh hiburan.” — Neil Postman, Amusing Ourselves to Death (1985) I.Sekilas tentang Neil Postman 1.Pada tahun 1985, seorang pakar komunikasi asal Amerika bernama Neil Postman menulis buku berjudul Amusing Ourselves to Death. Ia mengkritik bagaimana televisi dan budaya … Read more