BAPTISAN BAYI ATAU PENYERAHAN DI GEREJA PRESBYTERIAN NZ

Baptisan Bayi  atau Penyerahan? Pendekatan Fleksibel Gereja Presbyterian di New Zealand Sebuah refleksi teologis tentang praktik inklusif dalam pelayanan anak   PENDAHULUAN Dalam lanskap kekristenan yang semakin beragam, sebuah praktik menarik telah berkembang di Presbyterian Church of Aotearoa New Zealand. Gereja ini memberikan pilihan kepada orangtua: apakah mereka ingin membaptis bayi mereka atau hanya menyerahkannya … Read more

MESIAS YANG DINANTIKAN: 3 PERSPEKTIF

Mesias yang Dinantikan: Tiga Cara Memahami Sang Juru Selamat   PENDAHULUAN 1.Siapa yang tidak pernah menantikan sesuatu? Mulai dari menunggu gajian di akhir bulan, menantikan liburan, hingga menunggu orang tercinta pulang. Penantian adalah bagian dari hidup manusia. Namun ada satu penantian yang telah berlangsung ribuan tahun dan masih terus berlanjut hingga hari ini: penantian akan … Read more

BAIT ALLAH DIMASA DEPAN

Bait Allah di Masa Depan: Tiga Perspektif Teologi   PENDAHULUAN Sepanjang sejarah, Bait Allah telah menjadi simbol kehadiran Tuhan di tengah umat-Nya. Dari Kemah Suci di padang gurun hingga Bait Suci Salomo yang megah, dan kemudian Bait Kedua yang dibangun kembali setelah pembuangan, bangunan sakral ini selalu menjadi pusat kehidupan rohani bangsa Israel. Namun ketika … Read more

PAUL TILLICH: KETERASINGAN DAN HARAPAN

Keterasingan dan Harapan dalam Teologi Eksistensial Paul Tillich PENDAHULUAN 1.S1etiap orang, entah ia sadar atau tidak, pernah mengalami rasa terasing: perasaan seperti tidak dikenal, tidak dipahami, bahkan tidak diinginkan—baik oleh orang lain, dunia, atau bahkan oleh Tuhan. Dalam saat-saat seperti itu, banyak orang bertanya: Siapa saya sebenarnya? Apakah hidup ini berarti? Apakah Allah sungguh hadir? … Read more

TERLALU ABSTRAK,KURANG PERSONAL?

THE GROUND OF BEING 3 ; KOMENTAR DAN TANGGAPAN   Tema utama teologi Paul Tillich adalah konsep tentang “Allah sebagai Dasar dari Keberadaan” (the Ground of Being). Tillich tidak menggambarkan Allah sebagai suatu makhluk tertinggi dalam pengertian yang biasa, melainkan sebagai dasar terdalam dari segala sesuatu yang ada. Artinya, Allah bukan satu entitas di antara … Read more

THE GROUND OF BEING 2: KOMENTAR

KOMENTAR DAN TANGGAPAN : THE GROUND OF BEING  NYA PAUL TILLICH   1.Tema utama teologi Paul Tillich adalah konsep tentang “Allah sebagai Dasar dari Keberadaan” (the Ground of Being). Tillich tidak menggambarkan Allah sebagai suatu makhluk tertinggi dalam pengertian yang biasa, melainkan sebagai dasar terdalam dari segala sesuatu yang ada. Artinya, Allah bukan satu entitas … Read more

THE GROUND OF BEING-PAUL TILLICH

Allah Sebagai Dasar Keberadaan (The Ground of Being): Memahami Pemikiran Paul Tillich dalam Bahasa Iman Dalam banyak khotbah atau pelajaran Alkitab, kita sering mendengar bahwa “Allah itu Mahakuasa, Mahakasih, Mahatahu”—dan semua itu benar. Namun, seorang teolog Kristen bernama Paul Tillich menawarkan kepada kita cara pandang yang lebih dalam tentang siapa Allah itu, dengan menggunakan istilah … Read more

PEMBUKTIAN KEBERADAAN TUHAN

Pembuktian Keberadaan Tuhan: Perspektif Teologi Reformed Pertanyaan tentang keberadaan Tuhan telah menggugah pikiran manusia sepanjang sejarah. Apakah Tuhan benar-benar ada? Bisakah kita membuktikannya? Dalam tradisi Kristen, terutama teologi Reformed, pertanyaan ini mendapat perhatian khusus dengan pendekatan yang unik dan mendalam.   I.Teologi Reformed dan Pembuktian Ilahi 1.Teologi Reformed, yang berakar pada pemikiran John Calvin dan … Read more

PENCARIAN MAKNA HIDUP ?

Pencarian Makna Hidup: Esensi Eksistensi Manusia   PENDAHULUAN Manusia adalah satu-satunya makhluk yang merenungkan mengapa mereka ada. Tidak seperti hewan yang hidup berdasarkan insting, kita memiliki kerinduan mendalam untuk memahami tujuan yang lebih besar dari keberadaan kita. Pencarian makna hidup inilah yang telah melahirkan berbagai bidang seperti filsafat, agama, seni, dan ilmu pengetahuan.   I.Apa … Read more

KANT DAN SINDROM THOMAS

Kant dan Sindrom Thomas: Mengapa “Lihat Dulu, Percaya Kemudian” Bermasalah? “Kalau aku tidak melihat bekas paku di tangan-Nya dan tidak memasukkan jariku ke lubang paku itu, sekali-kali aku tidak akan percaya!” Ucapan Thomas di Yohanes 20:25 ini terdengar logis di era sains dan teknologi. Namun, filsuf Immanuel Kant punya kritik mendalam terhadap sikap “lihat dulu, … Read more