PENGADILAN TUHAN: SATU ATAU BANYAK?

Satu Pengadilan atau Banyak Pengadilan? Pandangan Reformed Terhadap Teologi Dispensasi   Pendahuluan: Mengapa Ini Penting? Pernahkah Anda mendengar pertanyaan seperti ini: “Apakah orang Kristen akan diadili sama dengan orang yang tidak percaya?” atau “Benarkah ada pengadilan khusus untuk memberikan mahkota kepada orang percaya?” Pertanyaan-pertanyaan ini muncul karena adanya perbedaan pandangan dalam memahami apa yang akan … Read more

APA ITU ABSURDITAS ?

Absurditas: Ketika Filsafat dan Iman Bertemu dalam Kebingungan Pernahkah Anda merasa hidup ini tidak masuk akal? Atau bertanya-tanya: “Mengapa Tuhan yang Mahakuasa harus menjadi manusia dan mati di kayu salib?” Jika ya, Anda sudah bersentuhan dengan yang disebut “absurditas.” Dalam filsafat dan teologi, “absurd” bukan sekadar hal konyol, tapi konsep mendalam tentang pertanyaan paling mendasar … Read more

MENGAPA MEMBAPTIS BAYI?

Mengapa Gereja Membaptis Bayi? Memahami Fondasi Teologis di Balik Tradisi Kuno Sebuah eksplorasi tentang teologi yang mendasari praktik baptisan bayi dalam tradisi Kristen Ketika seorang bayi digendong ke altar untuk dibaptis, banyak bertanya: “Mengapa bayi yang belum bisa beriman perlu dibaptis?” Bagi jutaan Kristen—dari Katolik hingga Presbyterian—baptisan bayi bukan tradisi kosong, melainkan ekspresi kebenaran teologis … Read more

BAPTIS BAYI ATAU DISERAHKAN: KONSEKUENSI TEOLOGIS

Diserahkan atau Dibaptis? Memahami Konsekuensi Teologis untuk Bayi dalam Komunitas Gereja Eksplorasi tentang perbedaan status dan implikasi spiritual antara baptisan dan penyerahan bayi   PENDAHULUAN Ketika orangtua berdiri di hadapan jemaat dengan bayi mereka, pilihan antara baptisan atau penyerahan bukan sekadar preferensi liturgis. Keputusan ini membawa konsekuensi teologis yang berbeda, memengaruhi status spiritual, keanggotaan gereja, … Read more

BAPTISAN BAYI ATAU PENYERAHAN DI GEREJA PRESBYTERIAN NZ

Baptisan Bayi  atau Penyerahan? Pendekatan Fleksibel Gereja Presbyterian di New Zealand Sebuah refleksi teologis tentang praktik inklusif dalam pelayanan anak   PENDAHULUAN Dalam lanskap kekristenan yang semakin beragam, sebuah praktik menarik telah berkembang di Presbyterian Church of Aotearoa New Zealand. Gereja ini memberikan pilihan kepada orangtua: apakah mereka ingin membaptis bayi mereka atau hanya menyerahkannya … Read more

MESIAS YANG DINANTIKAN: 3 PERSPEKTIF

Mesias yang Dinantikan: Tiga Cara Memahami Sang Juru Selamat   PENDAHULUAN 1.Siapa yang tidak pernah menantikan sesuatu? Mulai dari menunggu gajian di akhir bulan, menantikan liburan, hingga menunggu orang tercinta pulang. Penantian adalah bagian dari hidup manusia. Namun ada satu penantian yang telah berlangsung ribuan tahun dan masih terus berlanjut hingga hari ini: penantian akan … Read more

BAIT ALLAH DIMASA DEPAN

Bait Allah di Masa Depan: Tiga Perspektif Teologi   PENDAHULUAN Sepanjang sejarah, Bait Allah telah menjadi simbol kehadiran Tuhan di tengah umat-Nya. Dari Kemah Suci di padang gurun hingga Bait Suci Salomo yang megah, dan kemudian Bait Kedua yang dibangun kembali setelah pembuangan, bangunan sakral ini selalu menjadi pusat kehidupan rohani bangsa Israel. Namun ketika … Read more

PAUL TILLICH: KETERASINGAN DAN HARAPAN

Keterasingan dan Harapan dalam Teologi Eksistensial Paul Tillich PENDAHULUAN 1.S1etiap orang, entah ia sadar atau tidak, pernah mengalami rasa terasing: perasaan seperti tidak dikenal, tidak dipahami, bahkan tidak diinginkan—baik oleh orang lain, dunia, atau bahkan oleh Tuhan. Dalam saat-saat seperti itu, banyak orang bertanya: Siapa saya sebenarnya? Apakah hidup ini berarti? Apakah Allah sungguh hadir? … Read more

TERLALU ABSTRAK,KURANG PERSONAL?

THE GROUND OF BEING 3 ; KOMENTAR DAN TANGGAPAN   Tema utama teologi Paul Tillich adalah konsep tentang “Allah sebagai Dasar dari Keberadaan” (the Ground of Being). Tillich tidak menggambarkan Allah sebagai suatu makhluk tertinggi dalam pengertian yang biasa, melainkan sebagai dasar terdalam dari segala sesuatu yang ada. Artinya, Allah bukan satu entitas di antara … Read more

THE GROUND OF BEING 2: KOMENTAR

KOMENTAR DAN TANGGAPAN : THE GROUND OF BEING  NYA PAUL TILLICH   1.Tema utama teologi Paul Tillich adalah konsep tentang “Allah sebagai Dasar dari Keberadaan” (the Ground of Being). Tillich tidak menggambarkan Allah sebagai suatu makhluk tertinggi dalam pengertian yang biasa, melainkan sebagai dasar terdalam dari segala sesuatu yang ada. Artinya, Allah bukan satu entitas … Read more