BERPINDAH-PINDAH TEMPAT?

**Teks: Yohanes 8:1-11** PENDAHULUAN -Pembacaan kita mengkisahkan 3 tempat yang berbeda. TEMPAT PEREMPUAN PEZINAH-Ketika tertangkap basah dan diproses oleh orang farisi, maka Perempuan tadi diposisikan atau ditempatkan sebagai terdakwa di tengah kerumunan. TEMPAT PARA AGAMAWAN-. Memakai istilah tempat maka mereka menempati tempat kedudukan sebagai polisi moral yang menangkap pelanggar hukum. TEMPAT YESUS-Tuhan Yesus mengubah tempat … Read more

PSIKOLOGI: LUTHER STRESS DAN EKSKOMUNIKASI

Martin Luther, reformator Gereja Protestan, mengalami berbagai tekanan psikologis selama masa persidangan di Gereja Katolik Roma (RK) dan setelah menerima keputusan ekskomunikasi(dikeluarkan dari persekutuan gereja)  pada tahun 1521. Peninjauan psikologis terhadap situasi Luther dapat mencakup beberapa aspek, mulai dari stres emosional hingga pengaruh spiritual yang ia alami. ## 1. **Stres dan Ketegangan Psikologis dalam Menunggu … Read more

EFEK KUPU KUPU DARI TINDAKAN MARTIN LUTHER

Melalui kesempatan ini saya akan  mencoba menganalisis dampak 95 Tesis Martin Luther  dan efek kupu-kupu yang ditimbulkannya. Mari kita bahas secara sistematis: Pengertian Butterfly Effect(Efek Kupu Kupu): – Butterfly Effect adalah teori yang menyatakan bahwa perubahan kecil di satu tempat dapat mengakibatkan perubahan besar di tempat lain atau di masa depan – Istilah ini berasal … Read more

HEILDERBERG CATECHISM QUESTIONS 35-36

# Jesus Became One of Us *A Teen Devotional based on Heidelberg Catechism Q&A 35-36* ## Read First Take a moment to read Questions 35 and 36 of the Heidelberg Catechism: **Q35. What do you understand by “conceived by the Holy Spirit and born of the Virgin Mary”?** *A: That God’s eternal Son, who is … Read more

ILMU KOGNITIF: REFORMASI LUTHER

Reformasi Luther pada 31 Oktober 1517 dalam LENSA  ilmu kognitif. Persepsi dan Kognisi:Martin Luther, seorang biarawan dan profesor teologi, mengalami persepsi yang berbeda terhadap praktik penjualan indulgensi oleh Gereja Katolik. Ia melihat praktik ini sebagai penyimpangan dari ajaran Kristen yang sebenarnya. Dalam ilmu kognitif, persepsi adalah proses di mana individu memproses informasi dari lingkungan mereka dan menginterpretasikannya. Dalam kasus Luther, persepsi yang kritis terhadap indulgensi mempengaruhi tindakan dan keputusan-keputusannya. Pengambilan Keputusan:Keputusan Luther untuk memublikasikan 95 Tesis adalah contoh pengambilan keputusan yang signifikan. Dalam ilmu kognitif, pengambilan keputusan melibatkan evaluasi berbagai alternatif dan memilih tindakan yang dianggap paling baik. Luther memilih untuk mempublikasikan tesis-tesis tersebut sebagai bentuk kritik terhadap praktik Gereja Katolik, yang kemudian menjadi titik awal Reformasi Protestan. Pengetahuan dan Pemahaman:Luther memiliki pemahaman mendalam tentang teologi dan ajaran gereja. Pengetahuan ini memainkan peran penting dalam membentuk pandangan dan pandangan kritisnya terhadap praktik Gereja Katolik. Dalam ilmu kognitif, pengetahuan adalah kumpulan informasi yang telah dipelajari dan dipahami oleh individu, yang kemudian mempengaruhi cara mereka berpikir dan bertindak. Pengaruh Sosial dan Budaya:Peristiwa Reformasi Luther tidak hanya mempengaruhi pandangan teologis, tetapi juga memiliki dampak sosial dan budaya yang luas. Dalam ilmu kognitif, pengaruh sosial dan budaya dapat mempengaruhi persepsi, pemahaman, dan tindakan individu. Reformasi Luther memicu perubahan besar dalam struktur sosial dan budaya Eropa, termasuk munculnya berbagai denominasi Kristen Protestan. Motivasi dan Nilai-nilai:Motivasi Luther untuk melakukan reformasi didorong oleh nilai-nilai iman dan keadilan. Dalam ilmu kognitif, motivasi adalah faktor internal yang mendorong individu untuk bertindak sesuai dengan nilai-nilai dan tujuan mereka. Luther dipicu oleh motivasi untuk memperbaiki praktik gereja dan memastikan bahwa ajaran Kristen dipahami dan dijalankan dengan benar. **Dengan analisis ini, kita dapat melihat bagaimana peristiwa Reformasi Luther pada 31 Oktober 1517 dapat dijelaskan melalui lensa ilmu kognitif, yang menyoroti peran persepsi, pengambilan keputusan, pengetahuan, pengaruh sosial dan budaya, serta motivasi dalam membentuk tindakan individu.  

AJARAN 5 SOLAS DALAM KONTEKS MASA KINI

1.Ajaran 5 Solas dirumuskan pada masa Reformasi Protestan pada abad ke-16. Kelima Sola tersebut—*Sola Scriptura* (Hanya Kitab Suci), *Sola Fide* (Hanya Iman), *Sola Gratia* (Hanya Anugerah), *Solus Christus* (Hanya Kristus), dan *Soli Deo Gloria* (Hanya bagi Kemuliaan Allah)—menjadi dasar utama teologi yang memisahkan ajaran Gereja Reformasi dari Gereja Katolik Roma. Meskipun istilah “5 Solas” baru … Read more

ILMU KOGNITIF: ATENSI DAN FOKUS (ROMA 12:2)

### A.Atensi dalam Ilmu Kognitif **Atensi** atau perhatian adalah salah satu fungsi kognitif utama yang memungkinkan kita untuk memusatkan sumber daya mental kita pada informasi yang relevan dan penting, sementara mengabaikan atau menyaring informasi yang tidak relevan atau mengganggu. Di dalam otak, atensi berfungsi untuk mengelola arus besar informasi yang datang dari lingkungan sehingga kita … Read more

PSIKOLOGI: PEMBAHARUAN PIKIRAN

1.Roma 12:2 ……..pembaharuan budimu = pembaharuan pikiran  dengan pertolongan Roh Kudus dan kita mengerjakan bagian kita dalam tindakan tindakan dibawah ini: Proses Mengubah Pola Pikir 2.1.- Mengenali Pikiran Sendiri: * Belajar mengamati bagaimana kita berpikir * Mempertanyakan mengapa kita berpikir seperti itu * Menyadari pengaruh luar yang membentuk pikiran kita 2.2.- Kemampuan Otak Berubah: * … Read more

PSIKOLOGI: “JANGAN MENJADI SERUPA DUNIA”

  Roma 12:2 berbunyi: *”Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.”* Dari sudut psikologi, ayat ini mengandung konsep yang relevan dengan proses **transformasi mental dan emosional**. Berikut beberapa poin analisis dari perspektif psikologi: … Read more

PSIKOLOGI: “PEMBAHARUAN BERKELANJUTAN”

EFESUS 4:17-32 Perubahan dari manusia lama menjadi manusia baru dalam iman Kristen dapat dianalisis dari sudut psikologi sebagai proses transformasi yang mendalam dan berkelanjutan. Berikut adalah uraian dari perspektif psikologis: Meninggalkan Manusia Lama Dalam psikologi, meninggalkan pola pikir dan kebiasaan lama sering kali melibatkan proses deconditioning atau unlearning. Ini berarti seseorang harus secara sadar melepaskan … Read more