LOKASI PENDARATAN KEDATANGAN YESUS KEDUA KALI ?

I.Awan Dan Bukan Landasan Pacu Kesalahan umum adalah membayangkan kedatangan Yesus kedua kali seperti pendaratan pesawat di landasan pacu bernama Bukit Zaitun. Alkitab justru menggambarkan skenario yang jauh berbeda dan lebih revolusioner. Wahyu 1:7 menyatakan, “Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata akan melihat Dia.” Frasa “dengan awan-awan” bukanlah metafora puitis belaka. Dalam teologi … Read more

IA NAIK DAN IA AKAN KEMBALI

Renungan Hari Kenaikan Tuhan Yesus Kristus ke Sorga 14 Mei 2026 KISAH RASUL 1:11 Hari ini, 14 Mei, jutaan umat Kristen di seluruh Indonesia — dan di penjuru dunia — memperingati sebuah peristiwa yang mengubah sejarah: Kenaikan Tuhan Yesus Kristus ke sorga. Bukan sekadar tanggal di kalender gerejawi. Ini adalah momen kosmis yang berbicara langsung … Read more

FERDY SAMBO DAN MAGISTER TEOLOGI?

Ketegangan Dua Tradisi: Menakar Gelar M.Th. Ferdy Sambo antara Reformed dan “Out of the Box” PENDAHULUAN Ferdy Sambo eks petinggi Polri yang kini jadi narapidana di lembaga pemasyarakatan  karena kasus pembunuhan menjadi fokus pembicaraan lagi. Polemik terjadi karena  pemberian gelar Magister Teologi (M.Th.) kepada Ferdy Sambo oleh STT Glow yang dipimpin Pdt. Gilbert Lumoindong bukan … Read more

DOKTRIN KOVENAN(PERJANJIAN)

Hidup dalam Janji: Melihat Doktrin Kovenan dengan Bahasa yang Lebih Dekat ke Hati PENDAHULUAN Dalam perjalanan iman, kita sering bertanya: Bagaimana sebenarnya Allah bekerja dalam hidup manusia dari zaman ke zaman? Teologi Reformed menjawab pertanyaan itu lewat satu gagasan sederhana namun sangat indah: Allah membangun hubungan dengan manusia melalui perjanjian—janji yang Ia buat, Ia pelihara, … Read more

WABI SABI ?

Menerima Retakan: Wabi-Sabi, Luka Manusia, dan Suara Iman Kristen Pendahuluan: Dunia yang Menuntut Kesempurnaan Kita hidup di zaman ketika kesempurnaan menjadi standar baru. Segala sesuatu harus tampak rapi, mulus, dan tanpa cacat—baik wajah, karier, maupun hidup pribadi. Tanpa sadar, kita mulai percaya bahwa nilai diri ditentukan oleh seberapa baik kita menyembunyikan kekurangan. Namun berabad-abad lalu, … Read more

DARI DEBU MENUJU KEMULIAAN

Tinjauan Iman Kristen atas “Konsekuensi Sebuah Keyakinan” Pendahuluan: Sebuah Pertanyaan Besar Sebuah konten singkat di media sosial mengangkat gagasan menarik: manusia berasal dari ketiadaan, hidup sementara, lalu kembali ke ketiadaan. Dari situ muncul kesimpulan bahwa manusia tidak memiliki jati diri yang mutlak. Pemikiran ini mengajak kita untuk rendah hati—karena kita tidak berdiri sendiri. Namun, pertanyaannya: … Read more

DIKOTOMI KENDALI

DIKOTOMI KENDALI — Apa yang Benar-Benar Ada di Tangan Anda? Filipi 4:6–7 & Mazmur 46:10 I.EKSPOSISI SINGKAT AYAT II.DIKOTOMI KENDALI: DUA KOTAK HIDUP III.APLIKASI PRAKTIS — UNTUK SEMUA LAPISAN USIA

PERKEMBANGAN PEMAHAMAN SION

Perkembangan konsep Sion dalam Alkitab merupakan salah satu perjalanan teologis yang paling kaya, bergerak dari titik geografis yang sempit menuju makna spiritual yang universal. Berikut adalah penjabaran sistematis mengenai transformasi makna Sion tersebut. Evolusi Makna Sion: Dari Geografis ke Teologis Secara historis, Sion berawal dari sebuah benteng Yebus yang ditaklukkan Daud. Maknanya kemudian berkembang melalui … Read more

MENGATASI KETIDAK PUASAN?

Menemukan Jangkar di Tengah Ayunan Bandul: Analisis Kristiani Terhadap Schopenhauer PENDAHULUAN Filsuf Arthur Schopenhauer memberikan diagnosa yang sangat jujur tentang kondisi manusia: kita adalah makhluk yang sulit merasa puas. Namun, jika Schopenhauer berhenti pada kesimpulan bahwa hidup hanyalah tragedi tanpa akhir, iman Kristiani menawarkan perspektif yang berbeda tentang mengapa kekosongan itu ada dan bagaimana kita … Read more

SELALU TIDAK PUAS ?

Labirin Keinginan: Memahami Ketidakpuasan Manusia lewat Kacamata Schopenhauer PENDAHULUAN Pernahkah Anda merasa bahwa setelah mencapai sesuatu yang sangat diinginkan—entah itu ponsel baru, kenaikan jabatan, atau kelulusan—rasa bahagianya hanya bertahan sekejap? Tak lama berselang, hati kembali terasa hambar, dan kita mulai melirik target berikutnya. Filsuf Jerman, Arthur Schopenhauer, memiliki penjelasan yang cukup tajam untuk fenomena ini: … Read more