KEBUDAYAAN 7

PELENGKAP KATEKISMUS HEIDELBERG: Bidang Kebudayaan 7. Pertanyaan: Upacara adat sering berkaitan dengan perdukunan, klenik, primbon, tafsir mimpi, dan sebagainya. Menurut iman Kristen, apakah hal-hal itu mempengaruhi dan menentukan nasib seseorang? Jawab: Tidak, sebab nasib dipahami sebagai kondisi masa depan seseorang, entah baik atau pun buruk. Hal itu tidak ditentukan oleh mantra, klenik, primbon, tafsir mimpi, … Read more

KEBUDAYAAN 6

PELENGKAP KATEKISMUS HEIDELBERG: Bidang Kebudayaan 6. Pertanyaan: Menurut sebagian masyarakat, upacara adat dipakai sebagai sarana untuk mendapatkan kesejahteraan dan keselamatan. Apakah dengan menjalani upacara adat, manusia mendapatkan keselamatan dari Allah? Jawab: Keselamatan menurut iman Kristen adalah kembalinya manusia ke dalam hubungan yang harmonis dengan Allah, seperti pada awal penciptaan. Atas dasar pemahaman tersebut dapat ditegaskan … Read more

KEBUDAYAAN 4,5

PELENGKAP KATEKISMUS HEIDELBERG: Bidang Kebudayaan 4. Pertanyaan: Apa yang dimaksud dengan adat dan upacara adat? Jawab: Pengertian adat mencakup tiga hal. Pertama, aturan dan perbuatan yang diturut atau dilakukan sejak dulu. Kedua, tata cara yang sudah menjadi kebiasaan. Ketiga, wujud gagasan kebudayaan yang terdiri atas nilai-nilai budaya, norma, hukum, dan aturan-aturan yang satu dengan yang … Read more

HUKUMAN ALLAH DAN PENGHARAPAN

HUKUMAN ALLAH DAN PENGHARAPAN Kej. 3: 14-19; Rom 5:12 PENDAHULUAN Siapakah yang pernah punya pengalaman menjadi terdakwa di pengadilan ? PARA TERDAKWA Kejadian 3:14-19 membawa kita kepada pengadilan Allah. Tuhan Allah membawa para terdakwa ke pengadilan Allah. Adapun yang menjadi terdakwa adalah ular, Hawa dan Adam. Apa kesalahan mereka? HUKUMAN ATAS ULAR (KEJADIAN 3:14-15) Dua … Read more

KEBUDAYAAN 3

PELENGKAP KATEKISMUS HEIDELBERG: Bidang Kebudayaan 3. Pertanyaan: Bagaimana cara memperbarui kebudayaan? Jawab: Pada hakikatnya setiap produk budaya mempunyai nilai mulia, namun juga tidak menutup kemungkinan adanya nilai yang tidak sesuai dengan kebenaran iman Kristen. Contoh yang sangat akrab bagi kehidupan orang Jawa, khususnya di pedesaan, adalah kenduri. Bagi orang Jawa, kenduri adalah sarana untuk mencari/ … Read more

KEBUDAYAAN 2

PELENGKAP KATEKISMUS HEIDELBERG: Bidang Kebudayaan 2. Pertanyaan: Bagaimana sikap kita terhadap kebudayaan? Jawab: Ada dua sikap yang harus dikembangkan oleh orang Kristen dan GKJTU dalam menghadapi kebudayaan. Pertama, menerima semua kebudayaan dengan kritis. Kebudayaan adalah sesuatu yang konkret menyertai kehidupan manusia dalam masyarakat. Tidak ada masyarakat tanpa budaya dan tidak ada kebudayaan yang statis. Meski … Read more

KEBUDAYAAN 1

PELENGKAP KATEKISMUS HEIDELBERG: Bidang Kebudayaan 1. Pertanyaan: Apakah yang dimaksud kebudayaan? Jawab: Pada hakikatnya kebudayaan adalah keseluruhan gagasan dan karya manusia melalui pembelajaran dan pembiasaan beserta keseluruhan dari hasil budi dan karyanya itu. Itu berarti, sesuatu hal menjadi kebudayaan setelah melalui proses pembiasaan, yaitu dengan belajar. Contoh sederhana, orang makan bukanlah kebudayaan karena aktivitas makan … Read more

RINGKASAN OS2

ORDO SALUTIS Bagian 2 (URUTAN KESELAMATAN) IMAN DALAM KRISTUS (Faith in Christ) Nats Efesus 2:1-10 (1) Lahir baru menghidupkan manusia berdosa sehingga mampu berespon dengan percaya kepada Tuhan. Bacaan Efesus ini bicara soal apa saja sifat-sifat iman itu, sebutkanlah? (2) Apa bukti iman yang hidup dan bukan iman yang mati? Yak 2:17 (3) Roma 14:1ff … Read more

RINGKASAN OS 1

ORDO SALUTIS (URUTAN KESELAMATAN) GAMBAR ALLAH YANG RUSAK (GOD’S BROKEN IMAGE) Nats: Roma 1:18 – 2:16 (1) Dosa berarti tidak mencapai standar Allah (Roma 3:23). Manusia diciptakan sebagai gambar Allah yang tahu akan Allah (Roma 1:19,20), tetapi akibat dosa manusia lakukan apa terhadap pengetahuan ini? (2) Manusia diberikan peraturan hukum Allah, tetap manusia tidak mau … Read more

ORDO SALUTIS 9C

PEMULIAAN ORANG PERCAYA Dalam Roma 8: 29-30 kita membaca tentang tersingkapnya tujuan, atau kehendak Allah, bagi setiap anak-Nya dalam kata-kata “dipilih”, “ditentukan”, “dipanggil”, “dibenarkan” dan “dimuliakan”. Dalam tujuan Allah (2 Timotius 1: 9), semua orang yang ditebus sudah diketahui sebelumnya, ditentukan, dipanggil, dibenarkan dan dimuliakan. Inilah jaminan keamanan kita yang kekal – dengan fakta bahwa … Read more