PSIKOLOGI AGAMA : GERAKAN SHINCHEONJI

Dari sudut teologi gereja garis utama ajaran SHINCHEONJI yang berasal dari Korea ini dipertanyakan dan dikritik karena menyimpang dari kepercayaan Kristen tradisionil.(terutama karena tokohnya mengaku sebagai penjelmaan Tuhan Yesus yang telah datang kembali walau itu dikatakan secara terselubung). Pertanyaannya mengapa ada orang orang yang mau percaya  dan bergabung dengan kelompok tadi? Untuk menjawab pertanyaan tadi … Read more

DOA TANPA RASA HARU

Dari sudut psikologis, orang yang berdoa tanpa mengalami rasa haru dapat dijelaskan sebagai berikut: Tipe Kepribadian: – Setiap orang memiliki cara berbeda dalam mengekspresikan emosi – Ada yang lebih rasional dan analitis dalam pendekatan spiritual – Beberapa orang memiliki kendali emosi yang sangat kuat – Tidak mengekspresikan emosi bukan berarti tidak memiliki perasaan Pola Pengalaman … Read more

DOA DENGAN RASA HARU: PERS ILMU KOGNITIF

DOA DIIRINGI RASA HARU:PERSPEKTIF ILMU KOGNITIF Fenomena orang  Kristen yang berdoa dengan rasa haru dan kadang meneteskan air mata dari sudut ilmu kognitif dapat dijelaskan sbb.: Cara Otak Mengingat: – Saat berdoa, otak secara otomatis memanggil kembali kenangan-kenangan bermakna – Pengalaman masa lalu bercampur dengan perasaan saat ini – Ingatan tentang pertolongan Tuhan di masa … Read more

PSIKOLOGIS: DOA PENTAKOSTA DAN PROTESTAN LAINNYA

TRADISI PENTAKOSTA DAN DENOMINASI PROTESTAN LAINNYA Dari sudut pandang psikologis, perbedaan gaya doa yang tampak antara orang Kristen Pentakosta dan umat Protestan lainnya dapat dihubungkan dengan bagaimana mereka mengekspresikan emosi dalam praktik spiritual, yang berkaitan dengan perbedaan keyakinan, budaya gereja, dan pendekatan psikologis terhadap penghayatan iman. **Ekspresi Emosi dalam Doa:** Gereja Pentakosta sering menekankan kehadiran … Read more

DOA LANSIA DIIRINGI RASA HARU

DOA LANSIA DIRINGI RASA HARU: PERSPEKTIF PSIKOLOGIS Dari sudut pandang psikologis, rasa haru dan menangis saat berdoa yang dialami oleh lansia Kristen dapat dijelaskan melalui beberapa aspek: Aspek Emosional: – Menangis merupakan ekspresi emosi yang mendalam dan tulus – Air mata bisa muncul karena rasa syukur yang meluap – Menunjukkan kedekatan hubungan pribadi dengan Tuhan … Read more

LAGU YESUS TERBESAR

PERSPEKTIF ILMU KOGNITIF LIRIK LAGU KATAKAN YESUS TERBESAR Katakan Yesus terbesar Katakan Dia cintaku Dia sembuhkan, Dia ampuni Dan b’ri pertolongan-Nya Katakan Yesus terbesar Katakan Yesus terbesar Katakan Yesus Terbesar // Mari Masuk // Terima Kasih – Hosana Singers (Official Lyric video) BAHASAN LIRIK LAGU INI Sekarang mari kita bahas lirik  lagu ini dalam sudut … Read more

ILMU KOGNITIF: THEORY OF MIND DAN EMPATI

**Theory of Mind (ToM)** adalah kemampuan kognitif yang memungkinkan seseorang untuk memahami bahwa orang lain memiliki pikiran, keyakinan, keinginan, dan perspektif yang mungkin berbeda dari dirinya sendiri. ToM adalah dasar penting untuk empati, karena memungkinkan kita memahami dan memprediksi bagaimana orang lain berpikir atau merasakan dalam situasi tertentu. **Ketika dikaitkan dengan **Roma 12:2**, yang berbicara … Read more

PSIKOLOGI: LUTHER STRESS DAN EKSKOMUNIKASI

Martin Luther, reformator Gereja Protestan, mengalami berbagai tekanan psikologis selama masa persidangan di Gereja Katolik Roma (RK) dan setelah menerima keputusan ekskomunikasi(dikeluarkan dari persekutuan gereja)  pada tahun 1521. Peninjauan psikologis terhadap situasi Luther dapat mencakup beberapa aspek, mulai dari stres emosional hingga pengaruh spiritual yang ia alami. ## 1. **Stres dan Ketegangan Psikologis dalam Menunggu … Read more

ILMU KOGNITIF: REFORMASI LUTHER

Reformasi Luther pada 31 Oktober 1517 dalam LENSA  ilmu kognitif. Persepsi dan Kognisi:Martin Luther, seorang biarawan dan profesor teologi, mengalami persepsi yang berbeda terhadap praktik penjualan indulgensi oleh Gereja Katolik. Ia melihat praktik ini sebagai penyimpangan dari ajaran Kristen yang sebenarnya. Dalam ilmu kognitif, persepsi adalah proses di mana individu memproses informasi dari lingkungan mereka dan menginterpretasikannya. Dalam kasus Luther, persepsi yang kritis terhadap indulgensi mempengaruhi tindakan dan keputusan-keputusannya. Pengambilan Keputusan:Keputusan Luther untuk memublikasikan 95 Tesis adalah contoh pengambilan keputusan yang signifikan. Dalam ilmu kognitif, pengambilan keputusan melibatkan evaluasi berbagai alternatif dan memilih tindakan yang dianggap paling baik. Luther memilih untuk mempublikasikan tesis-tesis tersebut sebagai bentuk kritik terhadap praktik Gereja Katolik, yang kemudian menjadi titik awal Reformasi Protestan. Pengetahuan dan Pemahaman:Luther memiliki pemahaman mendalam tentang teologi dan ajaran gereja. Pengetahuan ini memainkan peran penting dalam membentuk pandangan dan pandangan kritisnya terhadap praktik Gereja Katolik. Dalam ilmu kognitif, pengetahuan adalah kumpulan informasi yang telah dipelajari dan dipahami oleh individu, yang kemudian mempengaruhi cara mereka berpikir dan bertindak. Pengaruh Sosial dan Budaya:Peristiwa Reformasi Luther tidak hanya mempengaruhi pandangan teologis, tetapi juga memiliki dampak sosial dan budaya yang luas. Dalam ilmu kognitif, pengaruh sosial dan budaya dapat mempengaruhi persepsi, pemahaman, dan tindakan individu. Reformasi Luther memicu perubahan besar dalam struktur sosial dan budaya Eropa, termasuk munculnya berbagai denominasi Kristen Protestan. Motivasi dan Nilai-nilai:Motivasi Luther untuk melakukan reformasi didorong oleh nilai-nilai iman dan keadilan. Dalam ilmu kognitif, motivasi adalah faktor internal yang mendorong individu untuk bertindak sesuai dengan nilai-nilai dan tujuan mereka. Luther dipicu oleh motivasi untuk memperbaiki praktik gereja dan memastikan bahwa ajaran Kristen dipahami dan dijalankan dengan benar. **Dengan analisis ini, kita dapat melihat bagaimana peristiwa Reformasi Luther pada 31 Oktober 1517 dapat dijelaskan melalui lensa ilmu kognitif, yang menyoroti peran persepsi, pengambilan keputusan, pengetahuan, pengaruh sosial dan budaya, serta motivasi dalam membentuk tindakan individu.  

ILMU KOGNITIF: ATENSI DAN FOKUS (ROMA 12:2)

### A.Atensi dalam Ilmu Kognitif **Atensi** atau perhatian adalah salah satu fungsi kognitif utama yang memungkinkan kita untuk memusatkan sumber daya mental kita pada informasi yang relevan dan penting, sementara mengabaikan atau menyaring informasi yang tidak relevan atau mengganggu. Di dalam otak, atensi berfungsi untuk mengelola arus besar informasi yang datang dari lingkungan sehingga kita … Read more