PERCAKAPAN YANG HAMPA

Seri 2: Percakapan yang Hampa Dalam drama “Waiting for Godot”, percakapan antara Vladimir dan Estragon sering kali terasa hampa. Mereka berbicara tanpa tujuan, melontarkan kalimat-kalimat yang berulang dan sering kali tidak nyambung. Mereka membahas hal-hal sepele seperti sepatu yang kekecilan atau cerita tentang mimpi buruk, bukan karena mereka memiliki sesuatu yang penting untuk dikatakan, melainkan … Read more

PENANTIAN YANG TAK BERUJUNG

Seri 1: Penantian yang Tak Berujung Penantian. Kata ini memiliki resonansi yang berbeda bagi setiap orang. Bagi sebagian orang, penantian adalah waktu untuk refleksi, kesempatan untuk tumbuh. Bagi yang lain, ia adalah siksaan, sebuah lubang kosong yang menguras energi. Dalam drama “Waiting for Godot”, penulis Samuel Beckett secara brilian menggambarkan esensi penantian melalui dua karakter … Read more

KEHENINGAN YANG KUDUS

Renungan 6: Keheningan yang Kudus 1 Raja-raja 19:12 “Dan setelah gempa bumi itu datanglah api. Tetapi TUHAN tidak ada dalam api itu. Dan setelah api itu datanglah bunyi angin sepoi-sepoi basa. Dan TUHAN ada dalam bunyi angin itu.” Dunia digital tidak pernah sepi. Notifikasi tanpa henti, berita viral yang memancing emosi, narasi politik yang memecah … Read more

TRANSAKSIONAL VS RELASIONAL

Renungan 5: Transaksional vs Relasional Ayub 42:5 “Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.” Era digital sering membuat hubungan kita menjadi transaksional. Follow for follow, like for like, bahkan dalam doa: “Tuhan, jika Engkau beri A, aku akan lakukan B.” Ini adalah agama konsumeris—hubungan berbasis pertukaran. Ayub … Read more

KONSUMEN VS CIPTAAN

Renungan 4: Konsumen vs Ciptaan Ayub 1:21 “TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!” Budaya konsumerisme mengajarkan kita bahwa pelanggan adalah raja. Kita berhak komplain jika tidak puas, menuntut ganti rugi jika dirugikan. Tanpa sadar, sikap ini terbawa dalam hubungan kita dengan Tuhan. Ayub kehilangan segalanya dalam sekejap—harta, anak-anak, kesehatan. Namun responsnya mengejutkan: … Read more

POLITIK TUHAN VS TUHAN POLITIK

  Pendahuluan Di dunia modern, politik sering kali menjadi ruang yang penuh dengan perebutan kuasa, kepentingan, dan strategi. Namun, di dalam iman Kristen, kita juga mengenal istilah “Politik Tuhan” yang sering dikontraskan dengan “Tuhan Politik.” Keduanya tampak mirip, tetapi memiliki arah dan makna yang sangat berbeda. Membandingkan keduanya menolong kita memahami bagaimana seharusnya orang percaya … Read more

MEMBANGUN KOTA ,MEMBACA HATI.

Ayat Bacaan: Kejadian 4:17 “Lalu Kain bersetubuh dengan istrinya dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Henokh; kemudian Kain mendirikan suatu kota dan menamai kota itu Henokh, menurut nama anaknya itu.” Kisah Kain mendirikan kota Henokh menjadi pelajaran berharga tentang motivasi di balik setiap karya manusia. Sebagian penafsir menyoroti bahwa Allah menghendaki Kain menjadi seorang pengembara … Read more

HOAKS VS KEBENARAN TUHAN

Renungan 2: Hoaks vs Kebenaran Tuhan Ayub 38:4-5 “Di manakah engkau, ketika Aku meletakkan dasar bumi? Beritahukanlah, jika engkau tahu!” Era digital membanjiri kita dengan informasi, termasuk hoaks. Kita terbiasa memilih informasi yang cocok dengan selera, menciptakan ruang gema yang memperkuat bias kita. Bahayanya, kita mulai memperlakukan firman Tuhan dengan cara yang sama. Seperti Ayub … Read more

KETIKA IMAN MENJADI APLIKASI

Renungan 1: Ketika Iman Menjadi Aplikasi Ayub 38:1-2 “Lalu TUHAN menjawab Ayub dari dalam badai: ‘Siapakah dia yang menggelapkan keputusan dengan perkataan-perkataan yang tidak berpengetahuan?’” Di era digital, kita terbiasa dengan kepuasan instan. Satu klik, makanan datang. Satu sentuh, transportasi tersedia. Tanpa sadar, kita membawa ekspektasi yang sama pada Tuhan. Berdoa seperti memesan online: “Tuhan, … Read more

RENUNGAN: MENYERAHKAN KEBIMBANGAN

RENUNGAN: MENYERAHKAN KEBIMBANGAN PADA HIKMAT TUHAN Doa dalam bahasa Inggris: “We cannot decide aright what we should do; grant us guidance which will save us from all mistakes.” Terjemahan: “Kami tidak dapat menentukan apa yang harus kami lakukan dengan benar; berikanlah tuntunan-Mu yang akan menyelamatkan kami dari segala kesalahan.” Ketika ketidakpastian menggelayuti hidup, doa ini … Read more