BERSYUKUR

3.29. BAGAIMANA ORANG HARUS BERSERU DAN BERSYUKUR KEPADA ALLAH PADA WAKTU MENGHADAPI KESULITAN   M.: Ya Tuhan, terpujilah namaMu selama-lamanya (Tob: 3.11) karena Engkau telah sudi mendatangkan percobaan dan penganiayaan ini atas diriku. Aku tidak dapat menghindarinya, tetapi aku harus mencari perlindungan kepadaMu, agar Engkau menolong aku dan semua itu tidak merugikan aku. Tuhanku, kini aku … Read more

MULUT USIL

3.28. SOAL MELAWAN MULUT USIL G.: AnakKu, janganlah kamu terima dengan bermuram durja, bila sementara orang berfikir jahat tentang kamu dan berkata apa-apa yang tidak kamu senangi. Tentang dirimu sendiri kamu harus berfikir lebih jahat lagi dan menganggap tidak ada orang yang lebih lemah daripada dirimu sendiri. Bila kamu menuntut hidup batin, kamu tidak akan menaruh … Read more

CINTA DIRI SENDIRI

3.27. BAHWA CINTA TERHADAP DIRI SENDIRI ITU SANGAT MENJAUHKAN KEBAIKAN YANG TERTINGGI G.: AnakKu, engkau harus memberikan segala sesuatu untuk segala sesuatu dan tidak menahan sesuatupun untuk dirimu sendiri. Ketahuilah, bahwa cintamu akan dirimu sendiri lebih merugikan kamu daripada apa saja di dunia ini. Sesuai dengan cinta dan kesukaanmu yang terkandung dalam hatimu, setiap barang melekat … Read more

KEBEBASAN BATIN

3.26. KEUTAMAAN KEBEBASAN BATIN YANG LEBIH BAIK DIPEROLEH DENGAN BERDOA DIBARENGI RENDAH HATI DARIPADA DENGAN BANYAK MEMBACA 1: M.: Itulah pekerjaan seorang laki-laki yang sempurna; tidak pernah kendor dalam mengejar hal-hal surgawi dan menerobos banyak kesulitan seakan-akan tanpa kesukaran; tidak dengan cara orang yang lalai, melainkan sesuai dengan hak istimewa jiwa merdeka, yang tidak melekatkan dirinya … Read more

KETENTRAMAN HATI

3.25. DI MANA LETAK KETENTERAMAN HATI YANG TEGUH DAN KEMAJUAN JIWA YANG SEJATI G.: AnakKu, Aku telah berkata: Damai Kutinggalkan kamu; damaiKu Kuberikan kamu; tidak seperti dunia memberikan kepadamu, Kuberikan dia kepadamu (Yoh : 14.27). Semua orang rindu akan damai; tetapi apa yang perlu untuk memperoleh damai sejati, tidak semua orang memperdulikan. DamaiKu beserta dengan mereka yang rendah … Read more

URUSAN ORANG LAIN

  3.24. TENTANG MENGHINDARI SIKAP INGIN TAHU URUSAN ORANG LAIN G.: AnakKu janganlah kamu suka ingin tahu saja dan janganlah kamu menyibukkan dirimu dengan soal-soal yang tidak berfaedah. Perduli apakah kamu akan hal ini atau hal itu ? Kamu, ikutilah Aku ! (Yoh: 21.22). Terkena apakah kamu, bahwa ini begini, atau itu begitu; atau orang itu berlaku … Read more

EMPAT SYARAT

3.23. TENTANG EMPAT SYARAT UTAMA BAGI KETENTERAMAN JIWA YANG BESAR G.: AnakKu, sekarang Aku akan mengajarkan kepadamu jalan damai dan kebebasan sejati. M.: Lakukanlah, Tuhan, apa yang Engkau katakan; karena aku suka mendengarkannya. G.: Berusahalah kamu, anakKu, lebih baik menjalankan kehendak orang lain daripada kehendakmu sendiri. Pilihlah selalu lebih suka mempunyai kurang daripada lebih. Ambillah tempat … Read more

KEBAIKAN ALLAH

3.22. TENTANG MENGENANG-NGENANGKAN KEBAIKAN ALLAH YANG BERLIPAT-LIPAT M.: Bukalah, ya Tuhan, hatiku untuk hukumMu, dan ajarilah aku berjalan menurut perintahMu. Perkenankanlah aku mengerti kehendakMu dan merenungkan kedermawananMu dengan penghormatan yang besar dan renungan yang tekun; baik pada umumnya, maupun pada khususnya, agar kelak aku dapat mengucapkan terimakasih untuk semua itu dengan pantas. Memang aku mengerti dan … Read more

KETENTRAMAN DALAM ALLAH

3.21. BAHWA ORANG HARUS MENCARI KETENTERAMAN DALAM ALLAH MELEBIHI BENDA-BENDA DAN KARUNIA M.: Jiwaku, di atas segala sesuatu dan dalam segala sesuatu kamu harus menemukan tempat istirahat pada Tuhan, karena Tuhanlah tempat istirahat abadi orang-orang kudus. Ya Yesus, yang Maha Manis dan Maha Kasih, perkenankanlah aku menemukan istirahat tenteram dalam DiriMu di atas semua makhluk, melebihi … Read more

KELEMAHAN DIRI

3.20. TENTANG MENGAKUI KELEMAHAN DIRI SENDIRI DAN SOAL KESENGSARAAN HIDUP DI DUNIA INI M.: Tuhanku, terhadap diriku sendiri aku akan mengakui kesalahanku; kepada Dikau aku akan mengakui kelemahanku. Sering hal yang remeh saja yang mengecilkan dan menyedihkan hatiku. Aku berniat bertindak tegas; tetapi baru datang percobaan kecil saja, aku telah merasa amat tertekan. Kadang-kadang soal amat … Read more