KETAATAN

3.13. TENTANG KETAATAN SEORANG BAWAHAN YANG RENDAH HATI SESUAI DENGAN TELADAN YESUS KRISTUS   G.: AnakKu, barangsiapa berusaha tidak mentaati peraturan dan perintah-perintah atasannya, itu berarti bahwa ia menarik diri dari rahmat Tuhan; dan barangsiapa berusaha mencari milik bagi dirinya sendiri, tentu akan kehilangan milik bersama. Barangsiapa tidak senang dan rela hati tunduk kepada perintah atasannya, … Read more

BERSABAR

3.12. HAL MELATIH DIRI BERSABAR DAN TENTANG MEMERANGI HAWA NAFSU M. : Tuhan, Alahku, aku mengerti, bahwa kesabaran memang mutlak perlu bagiku; sebab dalam hidup ini terdapat banyak sekali rintangan. Karena bagaimanapun aku berusaha untuk dapat hidup tenang dan tenteram, namun tidak mungkin aku dapat hidup tanpa perjuangan dan kesusahan. G.: Memang demikianlah, anakKu; Aku sendiri … Read more

KEINGINAN HATI

3.11. BAHWA KEINGINAN HATI HARUS DITELITI DAN DIKENDALIKAN G. : AnakKu, kamu masih harus mempelajari banyak hal yang belum kamu pelajari dengan baik. M : Apakah itu, Tuhan ? : Kamu harus mengarahkan keinginanmu sama sekali kepada kehendakKu. Bahwa kamu harus tidak mencintai dirimu sendiri, tetapi harus dengan sungguh-sungguh mengikuti kehendakKu. Sering engkau bertindak dengan semangat … Read more

MENAMPIK DUNIA

3.10. BAHWA SUNGGUH NIKMATLAH MENAMPIK DUNIA DAN MENGABDI TUHAN M.: Sekarang aku hendak berbicara lagi ya Tuhan, dan tidak berdiam diri; aku akan berbicara di dalam telinga Allahku, Tuhanku dan Rajaku, yang tinggal di tempat tinggi. Alangkah besarnya, ya Tuhan, harta-kekayaan kemanisanMu, yang Engkau sediakan untuk mereka, yang takut kepadaMu (Masm.31.20). Tetapi apakah Engkau itu bagi orang … Read more

KEMBALIKAN KEPADA ALLAH

3.9. BAHWA SEGALA SESUATU HARUS KITA KEMBALIKAN KEPADA ALLAH SEBAGAI TUJUAN YANG TERAKHIR G.: AnakKu, Aku harus kamu jadikan tujuanmu yang tertinggi dan terakhir, jika kamu sungguh-sungguh ingin bahagia. Karena tujuan ini maka keinginan hatimu, yang biasanya terlalu sering cenderung kepada diri sendiri dan makhluk-makhluk lain, akan menjadi bersih dan murni. Sebab segera kamu mencari dirimu … Read more

DIRI SENDIRI

3.8. TENTANG MENGANGGAP DIRI SENDIRI REMEH DIHADAPAN TUHAN M.: Aku akan berbicara kepada Tuhan, meskipun aku debu dan abu (Gen. 18.27). Kalau aku berlagak lebih tinggi, lihatlah Engkau berdiri di mukaku dan kejahatanku akan memberi kesaksian yang nyata, yang aku tidak dapat membantah. Tetapi kalau aku meremehkan diriku sendiri, memandang diriku sama sekali tak berharga dan … Read more

RAHMAT

3.7. TENTANG RAHMAT YANG HENDAKNYA DISEMBUNYIKAN DI BAWAH PENGAWASAN RENDAH HATI G.: AnakKu, lebih berguna dan lebih aman untukmu menyembunyikan rahmat peribadatan dan membanggakan diri karenanya tidak banyak mempercakapkannya dan tidak mementingkannya; akan tetapi lebih baik meremehkan dirimu sendiri, karena takut, jangan-jangan rahmat itu telah diberikan kepada orang yang tidak pantas. Janganlah engkau terlalu menyandarkan dirimu kepada … Read more

PENCOBAAN

3.6. TENTANG PENCOBAAN ORANG YANG SUNGGUH-SUNGGUH MENARUH CINTA G: AnakKu, cintamu masih belum kuat dan belum sempurna. M.: Mengapa Tuhan? G: Sebab karena kesulitan sedikit saja, pekerjaan yant telah engkau mulai, engkau tinggalkan, dan engkau sangat lekas mencari penghiburan. Orang yang sungguh-sungguh cinta tetap teguh dan berdiri kuat dalam menghadapi perobahan-perobahan, serta tidak mudah percaya kepada bisikan tipu … Read more

CINTA KASIH

3.5. TENTANG AKIBAT YANG MENTAKJUBKAN DARI CINTA KASIH TERHADAP ALLAH M: Aku meluhurkan Dikau, Bapa di surga, Bapa Tuhan Yesus Kristus, karena Engkau telah berkenan mengingatkan aku, orang papa ini. Ya Bapa, belas kasihan dan Allah segala hiburan (2 Kor. 1.3), aku menghaturkan terimakasih kepadaMu, karena aku yang tidak pantas menerima segala penghiburan, kadang-kadang Engkau perkenankan menikmati … Read more

TULUS IKHLAS

3.4. BAHWA ORANG HARUS BERLAKU TULUS IKHLAS DAN RENDAH HATI DI HADAPAN TUHAN ALLAH AnakKu, berlakulah tulus ikhlas di hadapanKu dan carilah Aku selalu dengan hati sederhana. Barangsiapa berlaku tulus di hadapanKu, akan terlindungi dari serangan-serangan jahat, dan kebenaran akan membebaskan dia dari bujukan-bujukan para penipu serta fitnah-fitnah orang jahat. Apabila engkau telah terbebaskan oleh kebenaran, … Read more