BILDAD BERBICARA

LOGIS TETAPI SALAH Ayb 8:1-22 Bildad kini ganti berbicara, tajam dan terus terang, langsung memojokkan Ayub. Penderitaan itu tak lain adalah hukuman Allah atas dosa-dosa Ayub. Karena itu, anjurannya sederhana sekali. Bertobat, Allah akan mengampuni dan memulihkan bahkan jauh melebihi kondisi sebelumnya. Alur pemikiran Bildad sederhana, logis, dan tampaknya teologis juga. Begini: Allah tidak mungkin … Read more

RESPONS AYUB TERHADAP ELIFAS

BERANI MATI YANG SEPERTI APA? Ayb 6:1-30 Menerima tuduhan semena-mena atau penilaian keliru tentu menimbulkan beban penderitaan Ayub semakin berat. Kini Ayub menuduh balik para sahabatnya sebagai tidak sungguh menyadari kedalaman derita Ayub (ayat 2). Juga, sikap dan komentar mereka memperlihatkan bahwa merekalah yang sebenarnya gentar menghadapi penderitaan (ayat 21). Jujur ia menggambarkan derita itu … Read more

ELIFAS ANGKAT BICARA

TAKUT AKAN ALLAH SANDARANMU Ayb 4:1-21 Suasana kitab Ayub berubah. Sampai menjelang akhir kitab ini, yang akan kita baca dan renungkan bukan lagi kisah hidup dan penderitaan Ayub tetapi percakapan antara teman-teman Ayub dan Ayub. Percakapan itu bersifat teguran, anjuran, bantahan, dan berbagai perenungan teologis tentang penderitaan dan realitas hidup. Umumnya, teman-teman Ayub menegaskan bahwa … Read more

AKU PERCAYA KPD ROH KUDUS

AKU PERCAYA KEPADA ROH KUDUS Kis.Ras. 2:1-13; ay.2-4 I.PENDAHULUAN Aku Percaya Kepada Roh Kudus demikian kalimat yang diucapkan dalam salah satu artikel Pengakuan Iman Rasuli. . II.KARYA PERTAMA – Tanda Angin 1.Tanda pertama yang menyertai kedatangan Roh Kudus adalah angin. Roh Allah yang disebut juga dengan ruah Yahwe. Pada hari Pentakosta ketika Roh Kudus dihembuskan … Read more

AYUB MANUSIA BIASA

BUKAN MANUSIA LUAR BIASA Ayb 3:1-20 Ucapan Ayub mengutuki hari kelahirannya, mungkin mengubah penilaian kita terhadap kesalehan Ayub. Sejak ps. 1 kitab Ayub sampai sebelum nas ini, kita hampir menyimpulkan bahwa Ayub adalah manusia luar biasa. Ia tidak saja berhasil dalam segala segi hidupnya (ayat 1:1-3), tetapi ia juga berhasil menerima penderitaan bertubi-tubi dengan sikap … Read more

PENGHIBURAN DITENGAH PENDERITAAN

SIMPATI DAN EMPATI Ayb 2:11-13 Kata-kata hiburan yang terlalu cepat diucapkan, tidak akan terlalu menolong. Kesalahan seperti ini banyak kita lihat dalam adegan-adegan film seperti ketika orang menderita sakit berat, atau mengalami kecelakaan, sering orang lain menghibur dengan ucapan: “Tidak usah kuatir. Segalanya akan beres. Engkau tidak akan mengalami masalah berat.” Maksud ucapan penghiburan itu … Read more

TUHAN MEMBERI, TUHAN MENGAMBIL

TUHAN MEMBERI, TUHAN MENGAMBIL AYUB 1:1–2:10 Apa yang Anda mengerti tentang arti kata “paradoks”? Banyak yang memahaminya sebagai “pertentangan”. Dalam arti yang sebenarnya, “paradoks” bukanlah dua sifat yang berlawanan, melainkan dua sifat yang tampaknya berlawanan, namun sesungguhnya tidak. Semua karakter Tuhan terpadu dan saling mendukung, walaupun ada kalanya tampak berlawanan. Dengan kata lain, Tuhan tidak … Read more

RESPONS TERHADAP PENDERITAAN

TETAP SALEH Ayb 1:13-22 Babakan berikut dalam kehidupan Ayub lebih lagi membuat kita tidak percaya bahwa ia bisa demikian. Bukan saja saleh dan takut akan Allah bisa seiring terjadi dengan menjadi kaya dan berhasil; saleh dan tetap memuliakan Allah pun bisa seiring terjadi ketika Ayub tidak lagi punya apa-apa. Padahal bila sedikit saja kesulitan muncul … Read more

HIDUP AYUB

APABILA HIDUP BERINTEGRITAS Ayb 1:1-5 Bagaimana kesan Anda membaca pengantar kisah Ayub ini? Hampir-hampir tidak percaya bukan? Sepertinya tidak pernah kita jumpai orang yang dalam segala segi kehidupannya, baik bisnis, keluarga, sosial, maupun rohani seperti Ayub. Yang sering kita jumpai atau alami ialah bila seseorang sangat rohani, biasanya ia tidak begitu berhasil dalam bisnis. Atau, … Read more

KITAB AYUB -PENDAHULUAN

PENDAHULUAN KITAB AYUB Penulis : Tidak Dikenal TEMA : Mengapa Orang Benar Menderita ? TANGGAL PENULISAN : Tidak Pasti Ada tiga pandangan utama mengenai tanggal kitab ini ditulis. Kitab ini mungkin disusun (1) selama zaman para leluhur (sekitar 2000 SM) tidak lama sesudah semua peristiwa ini terjadi dan mungkin ditulis oleh Ayub sendiri; (2) selama … Read more