INTISARI 2 TIMOTIUS

INTISARI SURAT 2 TIMOTIUS PESAN DAN PENERAPAN 1. Ingatlah Yesus Kristus (2Ti 2:8). Paulus yang kemungkinan besar akan mati sebagai martir menasihati Timotius untuk ‘ingat kepada Yesus Kristus’, karena ia sendiri dikuatkan dengan cara ini. Ia tidak pernah melupakan bahwa pertama-tama sekali ia adalah seorang ‘rasul Yesus Kristus’ (2Ti 1:1). Ia tidak merasa malu untuk … Read more

MENUJU GARIS AKHIR

MENUJU GARIS AKHIR 2Tim 4:1-8 Sekali lagi Paulus berpesan pada Timotius untuk melayani Tuhan dengan sungguh-sungguh. Namun, pada bagian ini Paulus memberikan alasan yang lain lagi, dari sudut pandang masa depan. Pertama, berkaitan dengan tugasnya sebagai pemberita firman dan pengajar, karena akan datang masa dimana orang lebih suka dengan ketidak benaran dan “dongeng” (ayat 2-4). … Read more

RELIGIOSITAS SEMUA

RELIGIOSITAS SEMU 2Tim 3:1-9 Kini Paulus menempatkan nasihatnya kepada Timotius dalam perspektif sejarah. Zaman ketika Timotius melayani sudah merupakan zaman akhir. Meskipun dalam perikop sebelumnya ada harapan agar mereka yang tersesat bisa bertobat, Paulus menyatakan bahwa Timotius seyogyanya mengerti situasi yang terjadi: manusia akan menjadi tambah jahat dan pelayanan akan menjadi jauh lebih sulit. Manusia … Read more

TENTARA, ATLIT DAN PETANI

TENTARA, ATLIT DAN PETANI 2Tim 2:1-7 Lagi-lagi mengenai penderitaan. Apakah seorang hamba Tuhan memang harus menderita? Begitukah sesungguhnya panggilan dasar seorang pelayan Tuhan? Pelayanan Paulus bersama Timotius bukan tanpa hambatan. Banyak tantangan dan kesukaran. Maka bila Timotius akan meneruskan pelayanan Paulus, ia pun akan menghadapi kesulitan yang sama. Namun Paulus membekali Timotius dengan nasehat bagaimana … Read more

APA ISI PEMBERITAAN ANDA?

APA ISI PEMBERITAAN ANDA? 2Tim 1:11-18 Memberitakan Injil adalah pekerjaan penting yang harus dilakukan setiap orang Kristen. Mengapa? Karena hanya oleh Injil Kristuslah, orang dibenarkan. Begitu pentingnya peran Injil bagi kehidupan Rasul Paulus sehingga ia merasa berhutang. Maka ia memberi diri untuk memberitakan Injil, bahkan rela menderita demi Injil (ayat 11-12a). Bahkan walau Paulus berada … Read more

DARI GENERASI KE GENERASI

DARI GENERASI KE GENERASI 2Tim 1:1-5 Seperti kebiasaannya, Paulus telah menegaskan seperti apa hubungan antara dirinya dengan penerima surat melalui salam pembuka suratnya. Timotius adalah “anakku yang kekasih;” anak rohaninya. Ketika Paulus menegaskan dirinya sebagai “rasul Kristus Yesus oleh kehendak Allah,” tersirat pernyataan bahwa Timotius adalah ahli warisnya di dalam pemberitaan “janji tentang hidup dalam … Read more

2 TIMOTIUS -PENDAHULUAN

PENDAHULUAN SURAT 2 TIMOTIUS Full Life: 2 Timotius (Pendahuluan Kitab) Penulis : Paulus Tema : Bertekun dengan Ketabahan Tanggal Penulisan: Sekitar tahun 67 Latar Belakang Inilah surat terakhir Paulus. Pada saat menulis surat ini, kaisar Nero sedang berusaha untuk menghentikan perkembangan kekristenan di Roma dengan penganiayaan yang bengis terhadap orang percaya; Paulus sekali lagi menjadi … Read more

AKAR SEGALA KEJAHATAN

AKAR SEGALA KEJAHATAN 1Tim 6:1-10 Pengaruh ajaran sesat menyebabkan kesaksian jemaat ke masyarakat luar menjadi buruk sehingga “nama Allah dan ajaran Kristen dihujat” (1; bdk. 5:14b). Maka penting bagi jemaat memperlihatkan sikap “menghormati” saudara seiman, terutama para janda, penatua, dan hamba terhadap tuannya. Dengan “menghormati” tuannya, baik yang tidak seiman (6:1) dan terlebih lagi yang … Read more

BERELASI DENGAN ANGGOTA JEMAAT

TANGGUNG JAWAB SOSIAL JEMAAT 1Tim 5:1-8 – Sayang sekali perpecahan dalam jemaat sering terjadi hanya karena cara berelasi yang kurang tepat, terutama dalam menegur kesalahan. Timotius muda diingatkan bagaimana bersikap dalam menyampaikan teguran (1-2). Bukan “keras,” melainkan dengan hormat dan kasih terhadap orang yang lebih tua (bdk. Im. 19:32), dan dengan kasih serta pikiran yang … Read more

IDENTITAS JEMAAT DAN TANTANGANNYA

IDENTITAS JEMAAT DAN TANTANGANNYA 1Tim 3:14–4:5 Perilaku para pemimpin dan anggota jemaat dalam kehidupan berjemaat (2:1-3:13) berkaitan erat dengan identitas jemaat, sebagai “keluarga (bhs. Yun. rumah tangga) Allah” (3:15). Setiap orang percaya adalah anggota keluarga Allah melalui iman kepada Kristus dan kelahiran baru oleh Roh (Gal. 3:26-27), dan keluarga Allah adalah tempat di mana “Allah … Read more