ROH KUDUS

TEOLOGIA SISTIMATIKA TS 26-SIAPAKAH ROH KUDUS ?   1.Ada banyak pengertian yang salah mengenai identitas Roh Kudus. Sebagian orang menganggap Roh Kudus sebagai suatu kuasa mistik. Yang lainnya berpendapat Roh Kudus sebagai kuasa yang Allah berikan kepada para pengikut Kristus. 2.Apa yang Alkitab katakan mengenai identitas Roh Kudus? Secara sederhana – Alkitab mengatakan bahwa Roh … Read more

KENAIKAN YESUS KE SURGA

TEOLOGIA SISTIMATIKA TS 25-KENAIKAN YESUS KE SURGA Bagi orang Kristen, peringatan Kenaikan Yesus ke surga hanyalah semacam kelanjutan dari peringatan kebangkitan-Nya di Hari Paskah. Paskah dianggap begitu penting karena menjadi inti dari kehadiran Allah ke dunia dan rela menanggung dosa-dosa manusia. Tetapi pekerjaan Yesus tidak berhenti hanya di situ saja. Setelah Yesus bangkit, Dia lalu … Read more

IMPLIKASI KEBANGKITAN

TEOLOGI SISTIMATIKA FS.24- IMPILIKASI KEBANGKITAN KRISTUS BAGI ORANG PERCAYA   Kebangkitan Kristus tidak hanya terjadi pada masa itu (sekitar tahun 33), tetapi kebangkitan itu memiliki dampak bagi orang percaya dalam segala zaman. 1.Kebangkitan Kristus menjamin keselamatan kita. Paulus dalam Roma 10:9 untuk menunjukkan kepada kita bahwa percaya kepada Kristus, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari … Read more

BUKTI KEBANGKITAN YESUS

TEOLOGIA SISTIMATIKA FS 23-BUKTI KEBANGKITAN YESUS Bukti-Bukti Langsung 1.Kubur yang kosong. • Perjanjian Baru memberikan laporan tertulis tentang peristiwa kebangkitan Kristus: Mat. 28:11-15; Mrk. 16:1-8; Luk. 24:1-12; Yoh. 20:11-18; Kis. 2:29; dan 1Kor.15:3-8. • Jika kita menerima asumsi bahwa Injil Markus ditulis paling awal, yaitu antara tahun 36-38, maka kisah naratif kebangkitan Kristus akan menjadi … Read more

TEORI MENOLAK KEBANGKITAN YESUS

TEOLOGI SISTIMATIKA FS 22- TEORI MENOLAK KEBANGKITAN YESUS (Matius 27:57-66; 28:11-15). 1.KONSPIRASI — Sebagian orang berpikir dengan penuh curiga bahwa jangan-jangan Yesus bersepakat dengan para murid untuk menipu orang lain akan kebangkitannya. Teori ini mengasumsikan karakter Yesus yang korup, yang jelas tidak sesuai dengan gambaran Alkitab dan kesaksian sejarah akan kesempurnaan moral dari Yesus. Lagipula, … Read more

PENEBUSAN KRISTUS 2

TEOLOGI SISTIMATIKA FS 21-TEORI PENEBUSAN KRISTUS (2) V.TEORI TELADAN. 1.Pandangan ini melihat penebusan Kristus hanya sekedar menyediakan teladan bagi iman dan ketaatan, untuk mengilhami manusia supaya taat kepada Allah. Mereka yang menganut pandangan ini percaya bahwa manusia hidup secara rohani. Kehidupan dan penebusan Kristus tidak lebih dari sekedar teladan bagi iman dan ketaatan yang sejati, … Read more

PENEBUSAN KRISTUS 1

TEOLOGI SISTIMATIKA FS 20-TEORI PENEBUSAN KRISTUS (1) PENDAHULUAN 1.Sepanjang sejarah gereja, ada beragam pandangan atau teori mengenai penebusan. Sebagian benar, lainnya salah. Teori-teori ini dikemukakan pada zaman yang berbeda, oleh orang-orang dari denominasi yang berbeda. 2.Salah satu alasan ini terjadi dikarenakan Perjanjian Lama dan Baru mengungkapkan banyak kebenaran mengenai penebusan Kristus, sehingga sulit untuk mendapatkan … Read more

JABATAN KRISTUS

TEOLOGI SISTIMATIKA FS 19-JABATAN KRISTUS JABATAN  SEBAGAI  NABI 1.Perjanjian Lama menggambarkan seorang nabi sebagai seseorang yang menerima Firman (wahyu) Tuhan dan menyampaikannya kepada umat-Nya. Untuk menjadi seorang nabi, seseorang harus menerima Wahyu yang jelas dari Allah. Ia berdiri sebagai pengganti Allah di hadapan umat itu; Allah menggunakan mulutnya untuk menyampaikan apa yang ingin disampaikan-Nya. 2.Perjanjian … Read more

PRIBADI KRISTUS

TEOLOGI SISTIMATIKA FS 18- PRIBADI KRISTUS   Untuk dapat memahami pribadi Kristus bukanlah suatu tugas yang mudah, tetapi ada kesepakatan umum mengenai sebagian besar aspek dari sifat Kristus dan kepribadian-Nya. 1.Nama Yesus (yang identik dengan Yosua dan berarti “Allah adalah Juruselamat”) menegaskan peranan-Nya sebagai Juruselamat umat-Nya (Mat. 1:21). Kristus adalah padan kata dalam Perjanjian Baru untuk Mesias, sebuah kata … Read more

D O S A 3

TEOLOGI SISTIMATIKA FS 17 C- DOSA   AKIBAT DOSA RUSAKNYA HUBUNGAN DENGAN SESAMA Manusia adalah serigala bagi sesamanya. Ungkapan ini ada benarnya karena berdasarkan fakta manusia bisa saling merugikan dan saling mencelakakan di dalam upayanya mempertahankan hidup dan mengejar kesenangan hidup. Hubungan antar manusia tidak lagi harmonis sejak fakta kejatuhan dalam dosa. Manusia saling mempersalahkan … Read more