PENGHAYATAN AGAMA YANG DEWASA

Fenomenologi Agama Menuju Penghayatan Agama Yang Dewasa Pius Pandor Alumnus Fakultas Filsafat Univesitas Gregoriana Roma. Sekarang mengajar di Universitas Katolik Widya Karya, Malang https://media.neliti.com/media/publications/232237-fenomenologi-agama-menuju-penghayatan-ag-d5b9a8de.pdf ABSTRAK   Salah satu metode pendekatan dalam meneliti agama-agama adalah fenomenologi. Metode ini bertitik tolak dari fenomen-fenomen yang tampak pada kesadaran. Pengalaman penghayatan agama dalam perspektif fenomenologi berarti kita masuk dalam … Read more

KEBEBASAN BERAGAMA

Kebebasan Beragama, Dialog-Kolaborasi Antaragama dan Pluralisme (Dr.Th.Sumartana) Kebebasan beragama dalam pemahaman Sumartana merupakan sebuah unsur yang sangat esensial baik dalam penyelenggaraan kesejahteraan serta keamanan kehidupan nasional maupun kesejahteraan dan keamanan internasional.  Untuk Indonesia pada khususnya kebebasan beragama sangat terkait erat dengan kebutuhan untuk memberi tempat pada semua kelompok agama untuk melakukan proses emansipasi dalam kehidupan … Read more

MENANTIKAN DUNIA VIRTUAL BARU??

MENANTIKAN  DUNIA VIRTUAL BARU?? 1 Tes.3:9-13 PENDAHULUAN Hari Bumi atau  Earth Day adalah acara tahunan yang dirayakan di seluruh dunia pada 22 April . DOA RASUL PAULUS Bacaan kita dari 1 Tes.3:10-13 bukan mengenai masalah perawatan bumi tetapi mengenai perawatan iman jemaat untuk itu rasul mendoakan jemaat Tuhan. LANGIT BARU BUMI BARU Semua perawatan rohani dilakukan … Read more

THEOLOGIA RELIGIONUM

Theologia Religionum  (Dr.Th.Sumartana) Pluralisme di masa sekarang didasarkan atas kesadaran yang semakin dalam dari setiap kelompok di masyarakat untuk beremansipasi dalam kehidupan bersama, mereka tampil bersama dan meminta pengakuan setara. Dengan latar konteks pluralisme seperti itu, Sumartana berharap adanya sebuah zaman yang disebut dengan zaman emansipasi agama. Zaman ini ditandai, “ketika tidak ada satu hegemoni … Read more

TH SUMARTANA

Th. Sumartana Sumartana lahir di Banjarnegara, Jawa Tengah pada tahun 1944, setelah menyelesaikan pendidikan di STT Jakarta (1971) bekerja pada Lembaga Penelitian dan Studi Dewan Gerejagereja Indonesia (1975-1982). Tahun 1991 Sumartana menyelesaikan studi doktoralnya dalam bidang Misiologi dan Perbandingan Agama dari Vrije Universiteit Amsterdam dengan menulis disertasi yang berjudul Mission at the Crossroads: Indigenous Churches, … Read more

VICTOR IMMANUEL TANJA

Victor Immanuel Tanja 1.Tanja adalah seorang teolog yang lahir di Sawu, Nusa Tenggara Timur pada tanggal 31 Mei 1936. Ia menamatkan pendidikan Sarjana Teologi pada tahun 1964 di Sekolah Tinggi Teologia Jakarta. Tahun 1974, Tanja meraih gelar Master of Theology (M.Th.) dari Christian Theologycal Seminary, Indianapolis, Indiana, USA. Gelar Doctor of Philosophy (Ph.D.) ia selesaikan … Read more

HUBUNGAN LINTAS AGAMA

MERUMUSKAN KEMBALI TEOLOGI HUBUNGAN LINTAS AGAMA DI TENGAH PENGALAMAN KEMAJEMUKAN (Sebuah Pendekatan Terhadap Ayat Makkiyyah dan Madaniyyah) Nasitotul Janah https://journal.unimma.ac.id › 264-Article Text-379-1-10-20170317.pdf   ABSTRAKSI Pluralitas iman adalah fakta kehidupan yang tidak bisa dihindari karena merupakan desain Tuhan. Dilihat dari perbedaan cara pandang dan sikap manusia terhadap fakta kemajemukan agama ini, adan 3 corak teologi hubungan … Read more

AGAMA, KEKERASAN DAN PLURALISME DALAM ISLAM

AGAMA, KEKERASAN DAN PLURALISME DALAM ISLAM M.Yusuf Wibisono UIN Sunan Gunung Djati Bandung yoeswibi@gmail.com https://media.neliti.com/media/publications/142627-ID-agama-kekerasan-dan-pluralisme-dalam-isl.pdf ABSTRAK   Konflik antar agama/keyakinan yang disertai kekerasan telah menimbulkan banyak kerusakan baik secara fisik maupun psikologis pada para penganut agama. Padahal, kehadiran agama seharusnya justru menjadi solusi dalam mencegah konflik antar sesama umat manusia melalui pemahaman yang benar terhadap … Read more

GERAKAN SALAF

GERAKAN SALAF Aden Rosadi UIN Sunan Gunung Djati Bandung adenrosadi@yahoo.com https://media.neliti.com/media/publications/40375-ID-gerakan-salaf.pdf Neo-Salafisme atau Islamisme: Kasus Indonesia Neo-Salafisme berkembang di Indonesia di awal tahun 1990-an oleh seorang Indonesia keturunan Arab bernama Jafar Umar Thalib. Jafar mengidentifikasi dirinya sebagai “salafi”, merujuk kepada gerakan Islam yang bertujuan membangun kepercayaan merujuk pada contoh generasi pertama para pengikut Nabi. Gerakannya … Read more

MEMPERJUANGKAN PERDAMAIAN

MEMPERJUANGKAN PERDAMAIAN DITENGAH KEKERASAN KIS RAS. 7:57-60; MAT 5:9 PENDAHULUAN – Mati Dengan Tenang? TINDAK KEKERASAN TERHADAP  PENGIKUT KRISTUS Stefanus yang mati dirajam . Kekerasan terhadap pengikut Kristus terus berulang dalam sejarah dunia. HIDUP DI NEGARA PANCASILA Oh Ya Indonesia menempati peringkat ke 47 dalam daftar persekusi orang Krsiten sesuai daftar open doors. Usahakan dan … Read more