POLITIK 34,35

PELENGKAP KATEKISMUS HEIDELBERG: Bidang Politik 34. Pertanyaan: Setiap pemerintah memegang dan menjalankan kekuasaan. Lalu, dari manakah asal kekuasaan itu? Jawab: Kekuasaan negara berasal dari bermacam-macam sumber, tergantung pada sistem pemerintahan dan ideologi yang dianut oleh negara yang bersangkutan. Pada dasarnya ada tiga sumber kekuasaan negara. Pertama, kekuasaan negara yang bersumber religius, yaitu kekuasaan negara yang … Read more

POLITIK 32,33

PELENGKAP KATEKISMUS HEIDELBERG: Bidang Politik 32. Pertanyaan: Negara adalah organisasi/ lembaga yang menjalankan kekuasaan. Lalu, apa yang dimaksud dengan kekuasaan negara itu? Jawab: Kekuasaan negara, juga disebut wewenang atau otoritas, ialah kekuasaan yang dilembagakan atau diorganisasikan, yang berfungsi sebagai sarana untuk menjalankan negara. Dengan demikian, kekuasaan negara yang seperti itulah, memerlukan tanggung jawab bagi pemegangnya … Read more

POLITIK 30,31

PELENGKAP KATEKISMUS HEIDELBERG: Bidang Politik 30. Pertanyaan: Apa yang dimaksud dengan politik? Jawab: Kata “politik” berasal dari bahasa Yunani, polis, yang artinya kota atau negara, dan politeia, yang berarti keseluruhan warga negara, hak kewarganegaraan, bentuk pemerintahan, dan tata negara. Berangkat dari makna mendasar tersebut, kata “politik’ dapat diuraikan sebagai berikut: Pertama, pengetahuan mengenai ketatanegaraan atau … Read more

AGAMA DAN GEREJA 29

PELENGKAP KATEKISMUS HEIDELBERG: Bidang Kemajemukan Agama dan Kepelbagaian Gereja 29. Pertanyaan: Dalam hidup di tengah keberbagaian gereja, kita dimungkinkan untuk mengikuti ibadah di gereja lain. Bagaimana pandangan dan sikap kita jika mengikuti kebaktian gereja lain? Jawab: Sikap orang Kristen harus terbuka, namun tetap kritis. Itu dalam rangka setia menjaga identitas gereja. Akan tetapi, jangan diartikan … Read more

AGAMA DAN GEREJA 27,28

PELENGKAP KATEKISMUS HEIDELBERG: Bidang Kemajemukan Agama dan Kepelbagaian Gereja 27. Pertanyaan: Dalam menghadapi pergumulan yang sama, umat beragama yang berbeda-beda itu, bisa berkumpul dan berdoa bersama. Bagaimana pandangan dan sikap kita terhadap hal itu? Jawab: Setiap umat beragama mengenal berdoa, yang pada hakikatnya merupakan sarana menjalin relasi antara umat dengan Tuhan. Dalam menghadapi persoalan bersama, … Read more

AGAMA DAN GEREJA 26

26. Pertanyaan: Dalam kehidupan bersama yang di dalamnya terdapat keanekaragaman agama, sangat memungkinkan terjadinya kawin campur, yaitu perkawinan antar umat agama. Bagaimana pandangan dan sikap kita terhadap hal itu? Jawab: Undang-undang Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974 menyatakan bahwa perkawinan itu sah menurut agama. Itu berarti, perkawinan disebut sah jika disahkan oleh satu agama. Konsekuensinya, pernyataan … Read more

AGAMA DAN GEREJA 24,25

PELENGKAP KATEKISMUS HEIDELBERG: Bidang Kemajemukan Agama dan Kepelbagaian Gereja 24. Pertanyaan: Dalam kondisi keberagaman agama, masingmasing umat agama melakukan penyebaran agama. Ini bisa menimbulkan konflik antarumat beragama. Lalu, bagaimana gereja melakukan pewartaan Injil di tengah keberagaman itu? Jawab: Pada dasarnya setiap umat beragama berhak untuk melakukan penyebaran agama, termasuk umat Kristen. Setiap orang Kristen mempunyai … Read more

AGAMA DAN GEREJA 22,23

PELENGKAP KATEKISMUS HEIDELBERG: Bidang Kemajemukan Agama dan Kepelbagaian Gereja 22. Pertanyaan: Bagaimana sikap kita terhadap pluralitas agama? Jawab: Pertama, keberagaman agama adalah kenyataan konkret yang merupakan fenomena universal. Orang Kristen tidak bisa menutupi kenyataan itu. Justru gereja harus senantiasa memahami, menyadari, dan mempergumulkan hal itu dengan sungguh-sungguh agar dapat bersikap dengan tepat di tengah keberagaman … Read more

AGAMA DAN GEREJA 20, 21

PELENGKAP KATEKISMUS HEIDELBERG: Bidang Kemajemukan Agama dan Kepelbagaian Gereja 20. Pertanyaan: Bagaimana pandangan kita terhadap agama? Jawab: Agama adalah salah satu wujud keistimewaan manusia, yang digunakan sebagai sarana untuk menjalin relasi dengan Tuhan. Inilah yang disebut dengan kesadaran religius. Hal itu dapat dijelaskan sebagai berikut: Manusia diciptakan dengan proses “Tuhan menghembuskan nafas-Nya”a sehingga di dalam … Read more

AGAMA DAN GEREJA 18,19

PELENGKAP KATEKISMUS HEIDELBERG: Bidang Kemajemukan Agama dan Kepelbagaian Gereja 18. Pertanyaan: Apa yang dimaksud dengan pluralitas dan pluralisme? Jawab: Pluralitas adalah kenyataan adanya keberagaman. Indonesia mempunyai kenyataan keberagaman mengenai suku, warna kulit, agama, bahasa, dan sebagainya. Sedangkan pluralisme adalah pandangan atau sikap tentang kenyataan keberagaman itu. GKJTU menerima pluralisme dalam arti sebagai sarana untuk menerima … Read more